Nasional

Cegah Lonjakan Covid! Bandara Soetta Pasang Thermo Scanner, Penumpang dari Luar Negeri Harus Isi Kartu Satu Sehat

Oleh: Asti Aureli Septania Rabu 28 Mei 2025, 20:31 WIB
Ilustrasi. Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) belakangan ini memperketat pengawasan kesehatan penumpang untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19

AYOJAKARTA.COM – Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) belakangan ini memperketat pengawasan kesehatan penumpang untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 dan penyakit menular lainnya dengan memasang alat deteksi demam (thermo scanner) di pintu kedatangan internasional Terminal 2 dan 3.

Setiap penumpang yang baru tiba akan dipantau suhu tubuhnya secara otomatis, dan jika ditemukan gejala seperti demam atau batuk, akan dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh petugas medis di mini laboratorium yang tersedia di pos kesehatan bandara.

Selain itu, para penumpang wajib mengisi data kartu satu sehat sebagai alat deteksi dini gejala virus Covid-19 seperti batuk, demam hidung tersumbat serta bronkitis atau pneumonia.

Baca Juga: Apa Saja yang Diperlukan untuk Daftar Ulang SNBT 2025? Catat Ya Penting Banget!

Petugas juga saat ini tengah mengedukasi masyarakat tentang protokol kesehatan dan praktik hidup bersih agar terhindar dari penularan virus.

Sejumlah petugas bandara juga bersiap jika ada penumpang yang terbukti mengalami demam dengan suhu di atas 36 derajat celcius.

Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap peningkatan kasus Covid-19 di sejumlah negara dan potensi masuknya virus melalui pelaku perjalanan internasional.

Namun, hingga saat ini, pemerintah belum mengeluarkan larangan berpergian ke luar negeri termasuk negara-negara yang terpapar covid.

Sebagai informasi, selama periode 27 April hingga 3 Mei 2025, tercatat 14.200 kasus Covid-19 ditemukan di Singapura.

Baca Juga: Tanpa Ribet! Apply Easy Card BRI Sekarang Bisa Online

Peningkatan ini disebabkan oleh menurunnya kekebalan kelompok, bukan karena varian baru yang lebih berbahaya, Varian yang dominan adalah turunan dari JN.1, seperti LF.7 dan NB.1.8. 

Sementara itu, Thailand mengalami lonjakan kasus Covid-19 terutama setelah libur nasional Songkran.

Pada pertengahan Mei 2025, jumlah kasus mingguan mencapai lebih dari 33.000 dengan 3 kematian, dan pada minggu berikutnya bahkan sempat menembus 53.563 kasus dengan 5 kematian.

Pemerintah Indonesia saat ini terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan serta melengkapi vaksinasi booster terutama bagi kelompok rentan, guna menjaga situasi tetap aman dan mencegah lonjakan kasus yang signifikan.***

Reporter Asti Aureli Septania
Editor Jinan Vania Barizky