AYOJAKARTA.COM — Fahri Hamzah menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi partai politik saat ini yang erat kaitannya dengan bisnis dan politik.
Menurut Fahri Hamzah, ada banyak pemikiran yang bergeser dan konyol karena tidak mau mengelola partai politik dengan baik.
Hal ini yang menjadi salah satu keyakinan Fahri Hamzah untuk berjuang membantu Prabowo Subianto menjadi presiden.
Menurut Fahri, partai politik seharusnya menjadi tempat berkumpulnya para intelektual, bukan hanya mengutamakan logistik.
“Makanya kan di Jakarta ini katanya ya orang-orang pemikirnya tersingkir sama orang yang populer dan yang punya logistik,” ujar Fahri Hamzah, dikutip dari kanal YouTube Komisidotco pada Jumat, 28 Juni 2024.
Menurutnya hal ini bukan lagi berbahaya, tapi konyol karena tidak mau mengelola partai politik sebagai bursa intelektual dan bursa berpikir
Fahri menambahkan bahwa banyak partai besar saat ini cenderung mengalah dengan tren ini, bukannya tetap berpegang teguh pada idealisme.
“Pada saat bersamaan kemudian karena currency daripada transaksi rakyat dengan politisi itu adalah uang maka uang pun mencari majikannya,” imbuhnya.
Menurutnya hal itulah yang menyebabkan euforia yang berlebihan saat terpilih menjadi politisi.
“Nah inilah yang merusak akhirnya apa partai politik akhirnya menjadi tempat bagi orang kaya bukan menjadi tempat bagi intelektual,” tegasnya.
Baca Juga: Heran Soal Ribut-ribut Pembagian Bansos, Fahri Hamzah: Semua Dapet Bos!
Fahri Hamzah mengingatkan bahwa para pendiri partai politik Indonesia seperti Soekarno dari PNI dan Syahrir dari PSI adalah raksasa intelektual yang karyanya masih dikagumi hingga kini.
Namun, menurutnya, saat ini banyak pemimpin partai yang merupakan pedagang atau pengusaha tambang.
Fahri menekankan bahwa kondisi ini perlu segera dihentikan untuk mengembalikan partai politik ke jalurnya sebagai wadah intelektual.
Ia percaya bahwa hanya dengan langkah tegas, kondisi politik yang kacau ini dapat dinormalisasi.
Baca Juga: Sindir Paslon AMIN, Fahri Hamzah Sebut Prabowo Subianto Lebih Cocok Jadi Oposisi
Dalam pandangannya, Fahri Hamzah mendukung Prabowo Subianto karena ia yakin Prabowo mampu menghentikan hubungan erat antara bisnis dan politik yang merusak tersebut.
“Saya Kenapa berjuang kemarin buat Pak Prabowo karena saya percaya dia yang bisa menyetop ini gitu loh dari kungkungan antara bisnis dengan politik ini sudah sedemikian kacau,” pungkasnya.***