AYOJAKARTA.COM - Pemerintah melalui Kementerian Sosial telah memberikan informasi terkini mengenai proses pencairan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk tahap kedua yang mencakup alokasi bulan April, Mei, dan Juni 2025.
Berdasarkan pemantauan terkini, proses pencairan bantuan tersebut diproyeksikan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat oleh pemerintah pusat.
Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih perlu memahami bahwa saat ini status data secara online di portal DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) atau SIKS-NG sudah menunjukkan perubahan status periode penyaluran bantuan untuk beberapa KPM.
Baca Juga: Update Terkini! Ribuan KPM PKH dan BPNT Belum Terima Dana Tahap Kedua per 19 Mei 2025
Namun, proses pencairan masih harus melalui beberapa tahapan administratif yang dijalankan secara sistematis, yaitu dimulai dari pembentukan status SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) di sistem SIKS-NG yang berfungsi mengarahkan penyaluran dana kepada rekening penerima manfaat.
Dilanjutkan dengan penerbitan SI (Surat Instruksi) sebagai instruksi tetap untuk penyaluran dana dari pemerintah kepada bank yang mengelola kartu KKS Merah Putih.
Kemudian proses top-up atau pengisian dana ke rekening KKS masing-masing KPM, dan akhirnya bantuan baru akan mulai dapat dicairkan oleh para penerima.
Berdasarkan pola penyaluran yang teramati, kemungkinan besar bantuan BPNT tahap kedua akan dicairkan terlebih dahulu, yang kemudian akan disusul dengan pencairan bantuan PKH tahap kedua dalam waktu yang tidak terlalu lama setelahnya.
Kabar menggembirakan datang dari berbagai daerah di Indonesia, salah satunya Kabupaten Malang, dimana sudah tercatat adanya pencairan bantuan tambahan bagi KPM yang memiliki anak sekolah melalui Program Indonesia Pintar (PIP).
Bantuan PIP untuk anak SMP sudah mulai cair dengan nominal Rp375.000 yang ditransfer melalui rekening Bank BRI, menandai dimulainya pencairan bantuan pendidikan untuk termin pertama tahun 2025.
Secara khusus, bantuan tambahan PIP juga telah masuk ke rekening KPM yang memiliki anak di kelas akhir SMP dengan nominal yang sama, yaitu Rp375.000 melalui Bank BRI.
Pencairan ini memberikan angin segar bagi para KPM yang saat ini masih menunggu pencairan bantuan PKH dan BPNT tahap kedua untuk alokasi bulan April hingga Juni.
Baca Juga: Perhatian Pelamar P3K Tahap 2! Ini Rangkaian Jadwal Terbaru Seleksi Hingga Penetapan Nomor Induk
Pemerintah mengimbau kepada seluruh KPM yang memiliki anak sekolah dan telah masuk dalam Surat Keputusan (SK) nominasi penerima bantuan PIP di tahun 2025 untuk segera melakukan pengecekan saldo rekening mereka.
Hal ini karena berdasarkan pantauan terkini, sudah banyak bantuan PIP yang mulai dicairkan ke rekening penerima manfaat di berbagai daerah di Indonesia.
Tidak hanya untuk jenjang SMP, pencairan bantuan PIP juga telah menyentuh para KPM yang memiliki anak di jenjang pendidikan menengah atas.
Tercatat bahwa bantuan PIP termin pertama untuk siswa kelas akhir SMA atau SMK telah cair dengan nominal yang lebih besar, yakni sebesar Rp900.000 yang disalurkan melalui rekening Bank BNI.
Selain bantuan pendidikan, pemantauan juga mencatat adanya pencairan bantuan BPNT tahap susulan dengan nominal Rp600.000 yang ditransfer melalui Bank BNI bagi KPM yang memenuhi kriteria penerima bantuan susulan tersebut.
Pencairan bantuan susulan ini menjadi pertanda positif bahwa sistem penyaluran bantuan sosial tetap berjalan untuk memastikan tidak ada KPM yang terlewatkan dalam menerima haknya.
Sementara itu, bantuan PIP untuk siswa kelas 9 atau kelas akhir SMP juga tercatat telah cair dengan nominal Rp375.000, memberikan dukungan finansial yang sangat berarti bagi para keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka di penghujung tahun ajaran 2024/2025.
Dengan berbagai pencairan bantuan tambahan ini, diharapkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi para KPM sembari menunggu pencairan bantuan PKH dan BPNT tahap kedua yang akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.***