Nasional

Wakili Indonesia di Dewan Hadis Raja Salman, Menag Usul Museum Hadis Rasulullah di Tanah Air

Oleh: Redaksi Selasa 29 Apr 2025, 18:24 WIB
Menag Nasaruddin usulkan Museum Hadis di Indonesia saat konferensi Lembaga Hadis Raja Salman, perluas kajian dari hukum hingga kesehatan.

AYOJAKARTA.COM — Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menjadi wakil Indonesia dalam Dewan Pengawas Lembaga Hadis Nabawi di Madinah. Ia hadir dalam konferensi ke-4 yang berlangsung pada 28 April 2025.

Lembaga yang dibentuk oleh Raja Salman ini beranggotakan para ulama dari berbagai negara. Setiap tahun, Dewan Pengawas menggelar empat kali sidang reguler.

"Dalam konferensi ke-4 ini, sebagai Dewan Pengawas Lembaga Hadis Raja Salman, saya mengusulkan pembangunan museum hadis Rasulullah di Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim sangat besar," ujar Menag di Madinah, Selasa, 29 April 2025.

Dalam kunjungannya, Menag turut didampingi oleh Tenaga Ahli Menteri Agama, Bunyamin Yafid, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan As’adiyah, Sengkang–Wajo, Sulawesi Selatan.

Nasaruddin Umar sendiri telah tercatat sebagai anggota Dewan Pengawas Lembaga Hadis binaan Raja Salman selama tiga tahun terakhir. Lembaga ini bertanggung jawab langsung kepada Raja Salman sebagai pimpinan tertinggi di Arab Saudi.

"Museum ini nantinya akan menjadi semacam lembaga pembahasan hadis, bukan hanya dari segi hukum, tapi juga dari segi tibbun-nabawi (kedokteran ala Nabi),," lanjut Menag.

Menurutnya, banyak hadis Nabi Muhammad SAW yang memuat penjelasan mengenai metode pengobatan yang beragam. Karena itu, diperlukan pengembangan dan pengkajian lebih lanjut terhadap sisi-sisi nonhukum dalam hadis.

"Jadi kajian hadis akan berkembang tidak hanya pada aspek hukum, tapi juga pesan substantif lainnya. Semoga museum hadis ini bisa direalisasikan di Indonesia," jelasnya.

Pada konferensi sebelumnya, Nasaruddin Umar juga telah mengusulkan penyelenggaraan Musabaqah Hadis tingkat internasional. Usulan tersebut kini telah menjadi salah satu program resmi Lembaga Hadis yang dibentuk oleh Raja Salman.

"Alhamdulillah, melalui lembaga ini, Indonesia dapat berkontribusi dalam ide dan pemikiran. Insya Allah ini dapat dinikmati oleh umat Islam di seluruh dunia," ujarnya.

"Semoga usulan pembangunan museum hadis ini juga bisa terwujud oleh Lembaga Hadis milik Raja Salman sehingga nantinya bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia pada khususnya," pungkasnya.***

Reporter Redaksi
Editor Tedi Rukmana