Nasional

Narasi Matahari Kembar Menyebar Usai Menteri Kabinet Prabowo Berkunjung ke Solo, Benarkah Joko Widodo Masih Berkuasa?

Oleh: Karseno AJ Senin 14 Apr 2025, 12:38 WIB
Buntut kunjungan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu ke kediaman Joko Widodo menjadi embrio lahirnya istilah matahari kembar.

AYOJAKARTA.COM – Buntut kunjungan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu ke kediaman Joko Widodo menjadi embrio lahirnya istilah matahari kembar.

Pernyataan terkait narasi potensi adanya matahari kembar, kali pertama disampaikan oleh politisi PKS Mardani Ali Sera.

Matahari kembar kemudian, oleh sebagian kalangan dianggap sebagai salah satu bentuk sindiran akan munculnya dualitas kepemimpinan antara Prabowo Subianto dengan Joko Widodo.

Bahlil Lahadalia selaku Menteri ESDM menyebut, kunjungan ke kediaman Joko Widodo merupakan ekspresi rindu yang terpendam.

Baca Juga: Sikapi Perang Dagang AS vs China hingga Rencana Evakuasi 1.000 Warga Palestina, Prabowo Mau ke Mana?

“Kangen sama Pak Jokowi, saya ini kan muridnya dan banyak dinasihati soal bagaimana membangun negara ke depan,” terang Bahlil yang juga merupakan Ketua Umum Golkar.

Selain Bahlil, sowan ke kediaman Joko Widodo saat musim lebaran juga dilakukan oleh Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Sehubungan dengan munculnya narasi matahari kembar, pengamat politik Adi Prayitno menilai kunjungan pejabat ke rumah mantan pejabat merupakan hal wajar.

Namun demikian, Adi mengingatkan agar para menteri yang pernah tergabung dalam Kabinet Indonesia Bersatu tidak mengabaikan perannya di Kabinet Merah Putih.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Resmikan Rencana Evakuasi Sementara Warga Gaza ke Indonesia

“Di berbagai kesempatan Pak Prabowo sering mengatakan Hidup Pak Jokowi, jadi wajar kalau banyak pihak yang menganggap adanya soal matahari kembar,” jelasnya.

Lebih lanjut Adi menilai, kunjungan sejumlah menteri yang saat ini berada dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo bisa disikapi lain oleh Istana.

Karena itu, Adi menganggap kunjungan akan membawa dampak adanya kemungkinan terjadi konsekuensi terhadap sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih.

Selain ditanggapi oleh Adi Prayitno, dampak kunjungan sejumlah menteri kabinet Prabowo ke kediaman Joko Widodo juga dikomentari Yunarto Wijaya.

Baca Juga: Heboh! Rencana Presiden Prabowo Soal Tampung Pengungsi Gaza di Indonesia Tuai Kontroversi: DPR Mendukung, MUI Berikan Kritik Keras!

Menurut Direktur Eksekutif Charta Politika, kunjungan di masa lebaran yang dilakukan sejumlah menteri mantan kabinet Jokowi masih terbilang wajar.

“Tapi akan beda jika kunjungan dilakukan secara rutin dan menyebut alasan karena ingin meminta arahan, itu jelas sudah salah kaprah,” tegasnya.

Yunarto menilai penyebab lain munculnya narasi matahari kembar, adalah karena proses transisi kepemimpinan dari Jokowi ke Prabowo yang dianggap publik tidak biasa.

Terlebih karena Wakil Presiden yang saat ini mendampingi Presiden Prabowo merupakan anak dari Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Blak-blakan! Presiden Prabowo Subianto Tak Setuju Jika Koruptor di Indonesia Dijatuhi Hukuman Mati, Karena...

Fakta adanya kedekatan antara Wapres dengan Presiden Ketujuh RI, menurut Yunarto menjadi penyebab sejumlah kalangan menerjemahkannya dengan matahari kembar.

Proses estafet kepemimpinan dari Presiden Jokowi ke Prabowo yang penuh muatan polemik, menurut Yunarto membuat publik siap menghujani dengan berbagai kritik.

“Ini kesepakatan apa? berbagi kekuasaan atau sekedar bicara keberlanjutan, kalau berbagi kekuasaan artinya Jokowi masih punya porsi, itu analisisnya,” pungkas Yunarto.***

Reporter Karseno AJ
Editor Tedi Rukmana