AYOJAKARTA.COM – Calon presiden nomor urut 01 Anies Baswedan mengatakan bahwa ada sebanyak 45 juta orang di Indonesia belum bisa mendapatkan pekerjaan dengan layak.
Anies pun menyebut bahwa lebih dari 70 juta orang di Indonesia belum mendapatkan jaminan sosial.
“Apa masalah hari ini? 45 juta orang belum bekerja dengan layak. Bicara jaminan sosial lebih dari 70 juta orang tidak punya jaminan sosial,” kata Anies, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Kompas TV, Senin, 5 Januari 2024.
Hal ini diungkapkan oleh Anies dalam debat capres terakhir yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu, 4 Februari 2024.
Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), pada tahun 2018 dari total 85 juta tenaga kerja memiliki gaji tetap.
Terdapat 13 juta orang atau 15,3 persen yang memiliki pekerjaan sesuai dengan standar kelas menengah.
Sementara itu, hanya ada 3,5 juta orang 4,1 persen yang mendapatkan gaji diatas standar kelas menengah.
Sisanya, ada sekitar 68,5 juta orang atau 80,6 persen yang memiliki pekerjaan tidak layak dengan upah yang rendah dan minim perlindungan kepastian kerja.
Berdasarkan proyeksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Desember 2023, jumlah penduduk di Indonesia ada 280.725.48 jiwa.
Bila jumlah tersebut diproyeksikan pada jumlah peserta JKN, maka jumlah penduduk yang tidak memiliki jaminan kesehatan ada sebanyak 13.413.862 jiwa.
Namun, jika merujuk pada data Kemenaker per Desember 2023 jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan ada 61,08 juta orang.
Data BPS mengenai jumlah penduduk bekerja per Agustus 2023 yaitu 139,85 juta orang. Sedangkan, jumlah peserta yang belum tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan mencapai hingga 78,77 juta orang.