Nasional

Ray Rangkuti Yakin Presiden Jokowi Merestui Gibran Jadi Cawapres Meski Tidak Ada Pernyataan Lisan: Tindakannya Lebih Penting

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 30 Jan 2024, 09:52 WIB
Ray Rangkuti Yakin Presiden Jokowi Merestui Gibran Jadi Cawapres Meski Tidak Ada Pernyataan Lisan: Tindakannya Lebih Penting

AYOJAKARTA.COM -- Pengamat dan aktivis Ray Rangkuti yakin Presiden Joko Widodo (Jokowi) merestui Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden (cawapres).

Ray Rangkuti mengatakan bahwa Presiden Jokowi memang secara terbuka tidak pernah mengatakan merestui Gibran menjadi cawapres.

Namun, Ray Rangkuti menegaskan bahwa tindakan yang lebih penting daripada sekedar pernyataan.

Baca Juga: Nilai Perilaku Gibran Saat Debat, Eros Djarot Salahkan Jokowi: Kenapa Kok Tega Amat

“Memang beliau enggak berkata-kata tapi bertindak. Kalau anda nunggu pernyataan lisannya enggak ada dong yang mengatakan saya akan dukung anak saya sampai sekarang setidaknya kan begitu. Tapi tindak tanduknya? Kan tindak tanduk itu jauh lebih penting daripada sekedar kata-kata kan,” kata Ray dikutip dari kanal YouTube Kaisar TV, Selasa (30/1/2023).

Ray menjelaskan salah satu bukti Presiden Jokowi merestui adalah dengan membiarkan Gibran tetap maju menjadi cawapres.

Seperti yang diketahui, Gibran maju sebagai cawapres setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang batas usia capres-cawapres.

Keputusan MK tersebut dinilai sebagai putusan yang mempunyai kecacatan moral berat hingga mencederai proses Pemilu.

Baca Juga: Eros Djarot: Seandainya Jokowi Tidak 'Sodorkan' Gibran, Dia Akan Dicatat Tinta Emas, Sekarang Dicatat di Daun Kelor Pun Tidak

Akibatnya, banyak pihak yang menganggap majunya Gibran sebagai cawapres tidak memiliki etika.

Kemudian, Ray juga menyoroti bagaimana Gibran memperlakukan partai yang membesarkan namanya yakni PDIP.

Menurutnya, sebagai orang tua seharusnya Presiden Jokowi menegur Gibran untuk keluar dari PDIP secara baik-baik.

Ia menilai setiap orang tua pasti ingin anak-anaknya memperlihatkan sikap yang baik kepada siapapun.

Baca Juga: Hotman Paris Minta Jokowi Pecat Menkopolhukam Mahfud MD: Kalau Itu Dinyatakan ke Keluarga Saya, Saya Akan Lapor

“Pertama bahwa beliau membiarkan anaknya maju ya dia merestuinya. Kedua, dia membiarkan anaknya memperlakukan PDIP begitu. Dia merestuinya. Kan mestinya dia tegur kalau anda mau keluar dari PDIP, keluar. Kan sebagai orang tua kita begitu, perlihatkan attitude,” jelasnya.

“Enggak boleh anda sudah mau jadi cawapres tapi masih berharap KTA-mu dari sana, masih berharap dukungan dari partai sana sementara partai itu sudah membuat keputusan. Sebagai orang tua kita didik anak kita begitu,” sambungnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil