AYOJAKARTA.COM - Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD akhirnya memberikan klarifikasi soal pernyataan ‘membiarkan ibu melahirkan anak tak berakhlak itu dosa besar'.
Mahfud MD menjelaskan bahwa konteksnya saat itu ada yang bertanya dan bukan dimaksudkan untuk ibu tapi bagi siapapun yang membiarkan seorang ibu melahirkan anak tak berakhlak.
"Begini, itu betul ya, itu konteksnya ada yang tanya dalam pertemuan seperti ini. Pak gimana pak, kalau ibu melahirkan anak tidak berakhlak,” kata Mahfud MD seperti yang dikutip dari Instagram @ctd.insider.
“Saya bilang ya dosa kita kalau membiarkan ibu itu melahirkan anak tak berakhlak, kita yang dosa, bukan ibunya yang dosa," pungkasnya.
Untuk itu, ia menegaskan bahwa pemerintah harus memberikan ibu-ibu pekerjaan dengan gaji yang layak.
"Oleh sebab itu, saya katakan ibu-ibu itu harus diberi pekerjaan yang layak, jangan sampai kerja pagi sampai sore, upahnya tidak layak, tidak dilindungi oleh negara sehingga anaknya sesudah dilahirkan dibiarkan tidak dididik. Kadang masuk ke tempat-tempat gelap, dan menjadi tidak berakhlak," ucapnya.
Baca Juga: Mahfud MD akan Mundur dari Kabinet, Ganjar Pranowo dan Cak Imin Beri Tanggapan yang Sama!
Cawapres nomor urut 3 itu menjelaskan bahwa seorang anak akan menjadikan tak berakhlak bila tidak didik karena ibunya sibuk bekerja.
Mahfud mengatakan kedepannya Ganjar-Mahfud akan memperhatikan perlindungan bagi ibu-ibu dari sudut ketenagakerjaan agar menjadi lebih sejahtera sehingga dapat mendidik anak dengan baik.
"Oleh sebab itu, kami katakan besok perlindungan ibu-ibu itu dari sudut ketenagakerjaan akan kita beri perhatian untuk lebih sejahtera agar anak-anak itu bisa dididik dengan baik dan berakhlak. Kalau ibunya sibuk cari kerja serabutan, nggak jelas, upahnya nggak jelas, itu nggak mungkin mendidik anaknya dengan baik. Kan itu konteksnya," lanjutnya.
Baca Juga: Mahfud MD Fix Mundur dari Jabatan Menko Polhukam, Masih Bekerja karena Tunggu Momentum
Seperti diketahui, sebelumnya Mahfud sempat menuturkan membiarkan ibu melahirkan anak tak berakhlak adalah dosa besar bagi bangsa, karena dapat menghancurkan bangsa.
Pernyataan itu diucap oleh Mahfud ketika menjawab pertanyaan dalam acara dialog bertajuk 'Tabrak Prof' di Bento Kopi, Bandar Lampung, pada Kamis (25/1/2023) malam.
"Membiarkan emak-emak dan ibu-ibu untuk melahirkan anak-anak yang tidak berakhlak, itu adalah satu dosa besar kepada bangsa ini. Bangsa ini akan hancur manakala generasi mendatang itu tidak punya etika dan tidak punya akhlak," kata Mahfud.
Pernyataan tersebut rupanya menuai banyak respon dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang memberikan kritikan kepada Mahfud.
“Mana kita tahu anak ke depan jadi apa? Doa yang terbaik tapi kan kita nggak tahu,” kata @kenzoxxx.
“Beginikah etika orang yang mempertanyakan etika?,” kata @donkaxxxxx.***