AYOJAKARTA.COM — Pakar Digital Forensik dan Komputer Vision Rismon Sianipar hingga kini masih terus konsisten dalam mengungkap kejanggalan kasus kopi sianida Jessica Wongso.
Kali ini Rismon Sianipar mengungkap adanya kejanggalan dalam chat WhatsApp (WA) Jessica Wongso yang dikirim ke grup WhatsApp mereka.
Dalam YouTube Balige Academy, Rismon Sianipar mengatakan bahwa chat WA Jessica Wongso diduga ada yang sengaja dihapus.
“Seharusnya Jessica melakukan aktivitas chat pukul 16:27:07 WIB, 16:27:13 WIB dan 16:27:18 WIB,” tuturnya.
Kemudian pada pukul 16:27:07 WIB, Jessica disebut mengirim chat WA yang mengatakan bahwa dirinya telah memesan kopi.
“Dari Jessica pesannya dari grup (WhatsApp) mereka 'gua udah pesan buat normal (pukul) 16:27:07',” kata Rismon.
“Terus 16:27:13 ada (pesan) tulisannya Mirna dari Jessica juga,” imbuhnya.
Kemudian , ia juga mengirim chat dengan bertanya kepada Hani apa yang ingin dia pesan.
“Selanjutnya dia melakukan aktivitas chat juga 'Hanie mau apa?' dari Jessica 16:27:18 WIB,” lanjutnya.
Namun menurutnya, ada chat Jessica Wongso yang sengaja dihapus ketika ditampilkan dalam persidangan.
“Sementara ketika Christopher menunjukan video dengan timestamp pada pukul tersebut tidak ada ditemukan aktivitas chat oleh Jessica Kumala Wongso,” ucapnya.
Baca Juga: Aktivitas Jessica Wongso dan Rekaman CCTV Tidak Sinkron, Rismon Sianipar Ungkap Ada yang Diubah
Rismon juga menunjukan interaksi antara Jaksa Shandy Handika dan Christoper yang diduga telah menghilangkan chat Jessica pada pukul 16:17 WIB.
“Inilah video interaksi antara Jaksa Shandy Handika dan Christopher Hariman Rianto berdrama mereka sehingga aktivitas chat Jessica ketiga waktu tersebut dia hilang, jadi 16:17 WIB itu Jessica memegang HP dan melakukan chat,” jelasnya.
Sehingga dalam video yang diperlihatkan adalah tangan Jessica seperti sedang mengambil sesuatu, padahal di waktu itu disebutkan Jessica sedang memegang ponsel.
“Tetapi di video yang disajikan oleh Christopher Hariman Rianto itu hilang aktivitas tersebut dan digantikan dengan pergerakan tangan Jessica mengambil sesuatu,” ujarnya.***