AYOJAKARTA.COM -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan MD belakangan dikabarkan akan mundur dari jabatannya sebagai Menko Polhukam.
Mahfud MD memastikan dirinya akan mundur dari kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Akan tetapi, belum diketahui kapan Mahfud MD akan mundur dari jabatan yang ia duduki selama 4,5 tahun itu.
Hal tersebut disampaikan Mahfud MD ketika berkampanye di Tasikmalaya, Jawa Barat.
“Sudah saya katakan, nunggu momentum,” kata Mahfud dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Senin (29/1/2024).
Ketika ditanya kapan akan mengundurkan diri dari kabinet Presiden Jokowi, Mahfud belum bisa memastikan.
Mahfud berujar sampai saat ini dirinya masih menunggu waktu yang tepat untuk mengundurkan diri.
Namun, ia menegaskan wacananya untuk mundur sebagai Menko Polhukam sudah dipertimbangkan dengan baik.
“Iya nunggu momentum. Pastilah itu,” ujarnya.
Sebelumnya, Mahfud telah mengungkapkan rencananya untuk mundur dari jabatannya saat ini.
Mahfud mengaku sudah merencanakan untuk mundur dari jabatannya jauh sebelum debat capres-cawapres dimulai.
Akan tetapi, ia tidak mau langsung mundur karena beberapa pertimbangan yang salah satunya adalah etika kepada Presiden Jokowi.
“Pertimbangannya perlu etika saya kepada Pak Jokowi. Saya dulu diangkat oleh beliau dengan sangat terhormat, penuh kepercayaan kepada beliau sebagai Presiden rakyat dan saya harus mempersiapkan masa transisi baik-baik karena saya akan bersama calon presiden rakyat yang lain, Pak Ganjar,” ungkap Mahfud.
Baca Juga: Alvin Lim: Potong Kuping Saya Mahfud MD Tidak Akan Bisa Jadi Cawapres, Coba Lihat Saja!
Mahfud juga menuturkan rencananya untuk mundur juga sudah dibahas bersama dengan Ganjar Pranowo.
Namun, Mahfud menyampaikan perlu menunggu waktu yang tepat karena harus membuat masa transisi.***