AYOJAKARTA.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal rencana pengunduran dirinya.
Seperti yang diketahui, Mahfud MD berencana akan mundur sebagai menteri dari kabinet Presiden Jokowi.
Mahfud MD mengatakan bahwa sudah menjadi tugas presiden untuk menghargai keputusan para menterinya.
“Ya memang tugas presiden menghargai,” kata Mahfud dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Jumat, 26 Januari 2024.
Ketika ditanya kapan akan bertemu dengan Presiden Jokowi untuk membahas masalah tersebut, Mahfud enggan banyak berbicara.
Mahfud hanya berujar dirinya akan segera bertemu dengan Presiden Jokowi, akan tetapi waktunya belum diketahui.
“Nanti lah, nanti. Itu sudah sangat teknis,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menanggapi rencana Mahfud yang ingin mengundurkan diri dari jabatannya.
Presiden Jokowi tidak mempermasalahkan rencana Mahfud yang ingin mundur dari pemerintahannya.
Menurut Presiden Jokowi, hal tersebut merupakan hak Mahfud dan ia menghargai keputusan tersebut.
“Ya itu hak dan saya sangat menghargai,” ungkap Presiden Jokowi.
Baca Juga: 3 Kota Termuda di Indonesia yang Usianya Baru 15 Tahun, Mau Tinggal di Sini?
Untuk diketahui, Mahfud menjabat sebagai Menko Polhukam pada kabinet pemerintahan Presiden Jokowi sejak tahun 2019.
Setelah 4,5 tahun menjabat sebagai Menko Polhukam, Mahfud memutuskan untuk mengundurkan diri.
Akan tetapi, diketahui Mahfud tidak akan langsung mengundurkan diri dari sekarang karena ia mengaku masih ada tugas-tugas yang masih dikerjakan.
Saat ini, Mahfud menjadi salah satu peserta yang akan mengikuti kontestasi politik pada 14 Februari 2024 mendatang.
Mahfud merupakan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 yang berpasangan dengan calon presiden (capres) Ganjar Pranowo.