Nasional

Sikap Presiden Jokowi Dinilai Berubah, Jusuf Kalla: Saya Menyesal Mengusulkan Jokowi ke Megawati

Oleh: Linda Wati Jumat 26 Jan 2024, 11:20 WIB
Jusuf Kalla Sebut Menyesal Kenalkan Jokowi kepada Megawati

AYOJAKARTA.COM - Sebagai kepala negara, tak heran bila Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuai banyak sorotan apalagi ketika Gibran Rakabuming Raka mendadak mencalonkan sebagai cawapres atas keputusan MK.

Tak sedikit yang menilai jika sikap Presiden Jokowi telah berubah, termasuk Jusuf Kalla selaku Wakil Presiden RI pun beranggapan demikian.

Dalam YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Jusuf Kalla menilai bahwa Presiden Jokowi sebelumnya adalah sosok yang rendah hati dan low profile.

Baca Juga: Undangan Pos Segera Disebar? Cek Status Terbaru SIKS-NG Bansos BPNT, PKH, BLT El Nino dan Bansos Beras 10 Kg

Orang nomor 1 di RI itu juga dinilai mampu memimpin suatu daerah sehingga wajar bila dia juga dianggap bisa memimpin kota.

“Saya lihatnya waktu di Solo juga pada saat saya sama-sama seminar ini orangnya rendah hati, low profile dan juga dia bisa memimpin suatu kabupaten dan suatu kota,” tuturnya.

Hingga akhirnya, Jusuf Kalla mempromosikan Jokowi kepada Ketua PDIP Megawati Soekarnoputri.

Megawati pun kemudian menerima Jokowi namun kala itu sempat bertentangan dengan Taufiq Kiemas.

“Saya promosikan ke Bu Mega dan Bu Mega memikir dan meneliti dan luar biasa Bu Mega itu dia bertentangan dengan Pak Taufiq Kiemas sehingga dia satu bulan tidak bicara jadi pengorbanan Bu Mega luar biasa untuk Pak Jokowi,” ucapnya.

Namun setelah itu, ia mengaku merasa menyesal karena telah mengusulkan Jokowi ke Megawati lantaran menyebabkan pertentangan antara Ketua Umum PDI P dengan Taufiq Kiemas.

Baca Juga: Strategi Terbaru Otto Hasibuan untuk Bebaskan Jessica Wongso, Akan Lakukan Hal Ini dalam Waktu Dekat, Apa?

“Kemudian saya merasa menyesal sekali waktu itu mempertentangkan Bu Mega dengan Pak Taufiq gara-gara mengusulkan Pak Jokowi dan diterima, jadi kita ini korban berdua jadi banyak yang menyalahkan saya,” kata Jusuf Kalla.

Menurutnya, saat itu Jokowi belum matang untuk menjadi seorang Presiden karena baru dua tahun menjabat sebagai Gubernur.

Tetapi akhirnya Megawati meminta Jusuf Kalla untuk menjadi pendamping Jokowi karena ia sebelumnya lebih berpengalaman.

“Kalau dua tahun (jadi Gubernur) mau jadi Presiden bahaya, pengetahuannya belum cukup, pengalamannya belum cukup karena itu bu Mega meminta saya mendampingi dia karena saya berpengalaman pak Jokowi kurang berpengalaman,” tuturnya.

Sementara itu, mantan wakil Presiden RI itu pun heran kepada Joko Widodo yang semula dikenal rendah hati namun kini dinilai berubah 180 derajat.

“Kok tiba-tiba begini, tiba-tiba ingin melanggar etik-etik dan aturan,” ucapnya dengan heran.***

Reporter Linda Wati
Editor Jinan Vania Barizky