AYOJAKARTA.COM - Pernyataan Gibran Rakabuming Raka, cawapres nomor urut 2 dalam debat yang baru saja digelar Minggu, 21 Januari 2024 kemarin tuai beragam respons.
Berbagai kalangan tampak menyoroti pernyataan Gibran Rakabuming soal Food Estate.
Sebagaimana diketahui, Food Estate adalah program yang digawangi Pemerintahan Jokowi yang ditugaskan Kementerian Pertahanan.
Baca Juga: Jubir Timnas Amin Sebut Pemerintah Gimik untuk Tutupi Kegagalan Food Estate
Dalam debat cawapres kemarin, Gibran Rakabuming menyebut bahwa Food Estate tak seluruhnya gagal.
Menurutnya, masih ada Food Estate yang berhasil contoh yang ia sebutkan adalah di Gunung Mas, Kalteng.
"Jangan kita berikan narasi menakutkan kepada warga, intinya adalah program-program yang sudah berjalan sekarang, nomor 1 dan 3 ini kan kompak Food Estate gagal. Saya tegaskan lagi pak, memang ada yang gagal, tapi ada yang berhasil juga yang sudah panen, misal di Gunung Mas Kalteng itu sudah panen jagung dan singkong, cek saya ininya, datanya," kata Gibran Rakabuming dikutip dari YouTube KPU RI pada Selasa, 23 Januari 2024.
Pernyataan Gibran tersebut ternyata menjadi sorotan masyarakat luas.
Berbagai pihak angkat bicara terkait hal tersebut.
Dalam unggahan video TikTok akun @kata_nadiaaa ia turut memberikan pandangannya pada program Food Estate.
Menurut pemilik akun TikTok itu, ia beberapa bulan lalu datang langsung ke Gunung Mas Kalimantan Tengah.
"Ada satu statement yang membuat saya itu tertarik untuk membahasnya yaitu statement dari kubu 02, cawapres 02 yaitu mas Gibran Rakabuming Raka, yang ketika berstatement itu tentang Food Estate yang berhasil beliau mengatakan pak Mahfud jangan menakut-nakuti rakyat dengan food estate gagal, mangkrak, tapi sorry nih mas menurut saya pribadi sebagai rakyat memang food estate di Gunung Mas nih tepatnya saya kasih tahu Tawai Baru, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, karena kebetulan saya beberapa bulan yang lalu sempat ke sana dan melihat," katanya.
Ia kemudian menyebut ada tanah luas yang sudah dibabat habis.
"600 hektar tanah di sana sudah dibabat habis gundul tiada sisa tiada nampaknya sama sekali itu tidak ada hasil apa-apa," jelasnya.
Tak sampai di situ, menurut pandangannya awalnya yang ditanam adalah singkong tetapi saat ini malah tumbuh jagung.
"Dan di sana itu ditanamnya singkong mas, terus kenapa sekarang yang tumbuhnya itu jagung, itu jadi pertanyaan besar loh mas, untuk membabat itu habis, untuk menanam itu singkong, itu butuh dana yang nggak sedikit, itu butuh dana yang sangat banyak," ungkapnya.
Video TikTok tersebut sontak viral, hingga berita ini ditulis sudah ditonton sebanyak 917,9 ribu kali tayangan, likes 84,4 ribu, dan komentar warganet sebanyak 8428.
Dalam pantauan AyoJakarta.com, banyak warganet memberikan respons beragam.
"akuuu org Kalteng, bener gaada hasil apa2 itu food estate di gunung mas. nanem singkong tapi tumbuh jagung mana dalam polybag lagi," komentar akun @br***
"cara menyuburkan tanah ga mudah ibuk ibuk Facebook semua butuh proses food estate kan buat cadangan pangan masa depan bukan masa sekarang jadi," komentar akun @mu***
"aku alumni pertanian, memang de Best pemerintah sekarang membawa inovasi baru nanam singkong tumbuhnya jagung. harus kah aku beri apresiasi?," komentar akun @ac***