Nasional

Bisa Buktikan Keberhasilan Food Estate di Gunung Mas? Influencer Ini Tawarkan Hadiah Umroh Gratis Cuma-cuma

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Senin 22 Jan 2024, 11:42 WIB
Mahfud MD, Cak Imin dan Gibran di Debat Cawapres Kedua

AYOJAKARTA.COM - Seorang warga X dengan akun @Gus_Raharjo akan memberikan hadiah umroh gratis kepada siapapun yang bisa menunjukkan keberhasilan program Food Estate di Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

"Kalo ada yang bisa Tunjukan keberhasilan Foodestate di Gunungmas soal tanam singkong yang di sebutkan Gibran dalam Debat Saya Kasih Hadiah umroh Gratis." tulis akun @Gus_Raharjo.

Tawaran yang dilontarkan Septian Raharjo pemilik akun @Gus_Raharjo ini untuk mengklarifikasi atau menjawab pernyataan Gibran Rakabuming dalam debat yang menyebutkan program Food Estate di Gunung Mas berhasil.

Baca Juga: Saling Serang saat Bahas Inflasi Hijau atau Greenflation, Mahfud MD: Jawabannya Ngawur Juga Itu

Padahal dalam kenyataannya menurut Septian Raharjo tidak ada keberhasilan dari food estate. 

"Karena Faktanya Program Yang di canangkan Pak Jokowi dan ditugaskan ke Prabowo lewat kemenhan Gagal. Tanah 600hektar itu mangkrak, serta sekarang di ambil Kementan jadi ditanam Jagung menggunakan Polibak dan plastik mulsa. Kalo petani desa melihat hal itu pasti akan tertawa terbahak-bahak melihat langkah Kementan tanam jagung Menggunakan Plastik mulsa. Kalo tidak paham pertanian tidak usah komentar . Nanti blunder kayak Gibran. Soal tanah Awal tanam dengan tanah yang sudah ditanam 5x." tulisnya.

Dalam debat semalam, Gibran menyatakan bahwa tidak semua program food estate yang dijalankan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan gagal.

"Saya tegaskan sekali lagi pak, memang ada yang gagal tapi ada yang berhasil juga yang sudah panen misalnya di Gunung Mas Kalteng itu sudah panen jagung singkong. Itu Pak, cek saja nanti," kata Gibran.

Namun menurut Walhi, proyek food estate di Gunung Mas itu menyalahi aturan sejak awal.

Baca Juga: Guru Besar FK Universitas Airlangga (UNAIR): Gigitan Nyamuk Wolbachia Tidak Menyebabkan Manusia Sakit

Dikutip dari sumber resmi, pengembangan komoditas singkong dengan membuka lahan baru seluas 700 hektar di hutan alam di kawasan hutan produksi dalam kurun waktu lima bulan terakhir Februari 2021 tidak dilengkapi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Walhi juga menyebutkan, proyek ini juga melanggar berbagai peraturan, termasuk ketentuan mengenai dokumen legalitas kayu (SLVK) dan Izin Pemanfaatan Kayu.

Walhi mengkhawatirkan, pelanggaran ini akan merusak ekosistem hutan alam dan bertentangan dengan komitmen pemerintah untuk mengatasi perubahan iklim melalui sektor kehutanan dan tata guna lahan.

Debat cawapres tadi malam mengusung tema pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa.

Debat tersebut juga menjadi yang terakhir bagi Muhaimin Iskandar, Gibran, dan Mahfud MD untuk beradu gagasan dalam forum resmi yang digelar KPU.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Jinan Vania Barizky