Nasional

Tanggapan Anies Baswedan Saat Diminta Lanjutkan Program Jokowi: Semua Hal Baik Akan Kami Teruskan!

Oleh: Fitri Nurjanah Sabtu 20 Jan 2024, 09:48 WIB
Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM - Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan memberikan tanggapan saat diminta untuk meneruskan program Presiden Joko Widodo.

Permintaan itu disampaikan oleh Mama Papua, yang meminta Anies Baswedan untuk lebih memperhatikan Papua seperti Presiden Jokowi.

“Bikin macam pak Jokowi kita baru bisa senang, kalau ikut teladan Jokowi ya kita mau,” kata Mama Papua Dina Ijie, dikutip Ayojakarta.com dari kanal Youtube Kompas TV, Sabtu, 20 Januari 2024.

Baca Juga: Anies Baswedan Janjikan Cuti Melahirkan Bagi Suami 40 Hari, Netizen Justru Nyinyir: Gak Realistis Pak!

Anies Baswedan memberikan tanggapan bahwa dirinya akan meneruskan program-program yang menurutnya baik sejak masa pemerintahan sebelumnya.

“Semua program-program baik itu akan diteruskan. Program baik itu ada dimulai dari zaman Bung Karno, Pak Harto, Pak Habibie, Gus Dur, Megawati, dan Pak SBY,” kata Anies Baswedan.

Hal itu diucapkan Anies saat dirinya melakukan kunjungan di Sorong, Papua Barat Daya, pada Selasa, 16 Januari 2024 yang lalu.

Baca Juga: Anies Baswedan Klaim Tidak Ada Mafia yang Mendukungnya: Mereka Tidak Mau Perubahan

Anies pun menegaskan meski dirinya mengusung tema perubahan, tapi Anies tidak akan menghapus semua program yang telah berjalan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini, mencontohkan salah satu program yang terus berkelanjutan seperti puskesmas, dan posyandu yang sudah ada sejak dulu.

“Setiap masa kepemimpinan selalu ada hal baru yang akan dibawa, dan itu juga semua hal yang baik akan kami teruskan,” ucapnya.

Baca Juga: Anies Baswedan Siap Benahi Transportasi Umum di Batam: Mengurangi Biaya di Keluarga

Sebelumnya, Presiden Jokowi sempat menekankan agar pemerintah tidak banyak mengalami perubahan siapapun pemimpinnya.

Hal ini dilakukan agar sejumlah proyek masih bisa berlanjut misalnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan, yang saat ini menjadi fokus pemerintah.***

Reporter Fitri Nurjanah
Editor Desi Kris