AYOJAKARTA.COM - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, meminta agar isu Wadas ditanyakan atau diangkat pada saat Debat Pilpres 2024 yang akan digelar pada 4 Februari mendatang.
Ganjar menyatakan kesiapannya untuk menghadapi isu Wadas ini.
Isu Wadas berkaitan dengan rencana pembangunan bendungan dan tambang di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang ditolak oleh sebagian warga setempat.
Baca Juga: Kapan Jadwal Seleksi CPNS 2024 Diumumkan? Begini Bocoran dari Menteri PANRB
Ganjar mengatakan bahwa ia tidak masalah jika isu Wadas disinggung dalam debat yang mengangkat tema energi, sumber daya alam, pangan, pajak karbon, lingkungan hidup, agraria, dan masyarakat adat.
Menurutnya, isu Wadas merupakan salah satu problem lingkungan yang harus diselesaikan dengan baik.
"Sebuah kejadian menimpa Jawa Tengah menjadi viral di mana-mana karena saya menjadi tertuduh utama pembuatan Bendungan Bener di Purworejo yang kemudian menjadi terkenal dengan kasus Wadas," jelas Ganjar dikutip dari Kompas TV, Senin 15 Januari 2023.
Dia menjelaskan lebih lanjut, isu Wadas menjadi stempel hitam baginya.
"Satu saja saya bilang sama kawan-kawan, saya biasalah menghadapi persoalan. Jangan lari dari persoalan," lanjut dia.
Ganjar menceritakan selama ini isu Wadas diangkat dari sisi masalah dan konflik dengan masyarakatnya. Tapi jarang diberitakan apa yang telah dia lakukan untuk menyelesaikan kasus ini.
"Hari ini saya masih di-bully tapi seluruh informasi tidak terbagi dengan baik maka saya sampaikan kepada mereka ketua kelompok penolaknya sudah menerima dan mendapatkan ganti untung 11 miliar," katanya.
Dia juga menjelaskan, ia sudah datang ke lokasi (bendungan Bener) dan menjelaskan kepada masyarakat setempat bahwa dia yang bertanggung jawab atas masalah tersebut.
Dia juga meminta pihak kepolisian untuk mengeluarkan warga yang ditahan serta mendatangi sejumlah orang yang merasa dirugikan karena lahannya digunakan untuk pembangunan.
"Saya sampaikan kepada mereka yaitu ketua kelompok penolaknya dan mereka sudah menerima dan mendapatkan ganti untung 11 miliar," katanya.
Ganjar mengungkapkan proyek ini adalah milik pemerintah pusat dari PUPR Balai Besar.
Bendungan ini nantinya akan menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa dan akan menyelesaikan sejumlah permasalahan seperti pengendalian banjir dan suplai air. Kemudian derivat dari turunan proyek ini nilainya sangat besar.
"Wadas itu saya selesaikan dan kami dilatih bertanggung jawab, Insya Allah selesai," tukas Ganjar.
Debat ketiga capres akan digelar pada 4 Februari 2024, dengan tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.***