AYOJAKARTA.COM – Anies Baswedan dan Cak Imin alias Muhaimin Iskandar baru-baru ini pergi ke provinsi Jawa Timur.
Anies Baswedan dan Cak Imin menghadiri acara Haul ke-45 K.H. Bisri Syansuri di Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif.
Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif tempat diadakan acara haul ke-45 K.H. Bisri Syansuri tersebut berada di Denanyar, Jombang, Jawa Timur.
Anies Baswedan dan Cak Imin kembali ke Jombang, Jawa Timur. Kali ini ke Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube METRO TV, Pasangan AMIN alias Anies-Muhaimin pemilu 2024 ini juga bertemu dengan mantan ketua PBNU, Said Aqil Siradj.
Anies Baswedan merasa terinspirasi dengan sosok K.H. Bisri Syansuri yang mendirikan pondok pesantren khusus putri pertama di Indonesia.
Baca Juga: Masih Baper, Prabowo Subianto Ungkit Anies Baswedan Singgung Persoalan Tanah
Selain itu menurutnya, sosok K.H. Bisri Syansuri juga turut memperjuangkan nasib perempuan Indonesia.
Anies Baswedan juga menyampaikan sambutannya. Saat menyampaikan sambutan, Anies Baswedan turut menyebutkan sosok K.H. Bisri Syansuri yang visioner.
“Bila dahulu kita semua (AMIN dan para hadirin) melihat catatan perjuangan dari kyai Bisri Syansuri dari saat mulai mendirikan pondok pesantren putri pertama di Indonesia,” ujar Anies Baswedan.
K.H. Bisri Syansuri dipandang Anies Baswedan sebagai sosok yang visioner karena pada saat pendirian pesantren itu memang perempuan tidak bisa mendapatkan pendidikan.
“Pertama, K.H. Bisri memiliki pandangan yang sangat visioner. Di masa itu perempuan tidak mendapatkan pendidikan secara sistematis,” lanjutnya.
Baca Juga: 4 Bansos yang Cair Januari 2024, Ada yang sampai Rp 3 Juta, Cek Rekeningmu Sekarang!
Kemudian Anies Baswedan menjelaskan kalau pada masa itu, perempuan memperoleh pendidikan di rumah tangga saja.
“Pendidikannya dilakukan di rumah tangga-rumah tangga dengan keluarganya-keluarganya. Dan ini menjadi pondok pesantren putri pertama dalam sejarah Indonesia,” jelasnya.
Itulah berita tentang Anies Baswedan dan Cak Imin hadiri acara haul di Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Jombang serta terinspirasi K.H. Bisri