Nasional

Pemerintah Buka Alokasi Besar untuk Fresh Graduate di CPNS 2024, Begini Penjelasan Menteri PANRB

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 09 Jan 2024, 07:15 WIB
Azwar Anas mengungkapkan rekrutmen ASN ini fokus untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dengan teknologi.

AYOJAKARTA.COM – Pemerintah telah mengumumkan pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan di tahun ini pemerintah akan memberikan alokasi yang cukup besar untuk lulusan baru atau fresh graduate untuk mengikuti seleksi baik guru, dosen, tenaga kesehatan, tenaga teknis hingga talenta digital.

“Talenta-talenta inilah yang menjadi fondasi utama dan pilar terpenting dalam mewujudkan SDM unggul untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” kata Azwar Anas dikutip dari laman menpan.go.id, Selasa, 9 Januari 2024.

Setelah bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Jumat, 5 Januari 2024, lalu, Azwar Anas menyampaikan instansi pusat mendapat formasi kebutuhan sebanyak 429.183.

Formasi tersebut terdiri atas 207.247 CPNS dan 221.936 untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang merupakan gabungan untuk guru, dosen, tenaga kesehatan, dan juga tenaga teknis.

Baca Juga: Anies Diklaim Sebarkan Berita Bohong Soal Lahan Milik Prabowo, TKN: Benar-benar Disayangkan!

Kemudian untuk instansi daerah mendapatkan kebutuhan formasi sebanyak 1.867.333 dengan rincian 483.575 untuk CPNS dan 1.383.758 bagi PPPK.

Khusus PPPK terbagi menjadi beberapa kebutuhan yaitu guru sebanyak 419.146, tenaga kesehatan sejumlah 417.196, dan tenaga teknis sebesar 547.416.

Khusus tahun ini, formasi yang bisa dilamar oleh fresh graduate tersedia sebanyak 690.822 formasi.

Alokasi fresh graduate adalah komitmen negara untuk memberikan kesempatan untuk talenta muda terbaik untuk mendarmabaktikan pikiran dan tenaga kepada bangsa.

Azwar Anas mengungkapkan rekrutmen ASN ini fokus untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dengan teknologi.

Baca Juga: Grace Natalie Klarifikasi Soal Dekati Moderator Saat Jeda Iklan Debat Ketiga Pilpres 2024

Sebab, saat ini pemerintah tengah mengerjakan pelayanan publik berbasis digital dalam kerangka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Maka dari itu, talenta digital sangat dibutuhkan untuk memastikan transformasi pelayanan publik tersebut berjalan dengan baik.

Selain itu, kehadiran talenta digital yang adaptif terhadap teknologi diharapkan mendorong kemajuan Indonesia.

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Aris Abdulsalam