AYOJAKARTA.COM -- Jelang waktu pencoblosan yang semakin dekat, capres nomor urut 1 yakni Anies Baswedan makin getol melakukan kampanye.
Anies Baswedan bahkan kini mulai melakukan kampanye dengan memanfaatkan platform media sosial yang sedang hits, yaitu TikTok.
Bukan tanpa alasan, pasalnya Anies Baswedan punya tujuan untuk menggaet suara dari Gen Z melalui platform TikTok.
Rupanya, cara kampanye terbaru yang dilakukan oleh Anies Baswedan tersebut cukup membuahkan hasil.
Bagaimana tidak, saat sedang melakukan live di TikTok, Anies Baswedan langsung mendapat penonton dengan jumlah ribuan hanya dalam hitungan menit saja.
Diinformasikan, Anies Baswedan melakukan live pertamanya di Tiktok pada Jumat (29/12/2023).
Kala itu Anies Baswedan melakukan live dari dalam mobil yang sedang melaju dengan judul live “Temani Saya di Jalan”.
Lantaran sukses di live pertamanya, meski warganet banyak yang menyebut dirinya gaptek karena asing dengan beberapa fitur TikTok live, Anies Baswedan kembali melakukan live di hari Sabtu (30/12/23).
Namun berbeda dengan sebelumnya, live yang kedua ini Anies Baswedan melakukannya di dalam kereta dan juga disambut antusias oleh warganet.
Sementara itu, Sauqi Alaydrus selaku Kapten Timnas Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memberi klarifikasi terkait live TikTok yang dilakukan Anies.
Sauqi Alaydrus dengan tegas membantah jika pihaknya mengorbitkan Anies Baswedan agar eksis di TikTok untuk menjawab berbagai pertanyaan dari Gen Z.
Menurut pendapat Sauqi, sebagai capres tentunya Anies mempunyai kewajiban untuk memberikan tawaran berupa solusi bagi segala persoalan yang dihadapi semua lapisan kalangan, tidak terkecuali Gen Z.
“Kan terlihat Gen Z mulai menyukai Pak Anies di Tiktok,” terang Sauqi dikutip dari laman Republika.co.id pada Kamis (4/1/24).
Baca Juga: Alhamdulillah BLT El Nino Cair Lagi Awal Januari 2024 di Wilayah Ini, Daerahmu Termasuk?
“Dan Pak Anies selalu tahu keinginan berbagai elemen, termasuk Gen Z, makanya beliau mencoba masuk Tiktok,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Sauqi juga menjelaskan jika langkah Anies Baswedan memanfaatkan Tiktok untuk merangkul para Gen Z semata bukan berniat menyaingi paslon Prabowo-Gibran.
Sebagaimana diketahui paslon Prabowo-Gibran sebelumnya lebih dulu eksis di TikTok dengan konten gemoy mereka.
“Silakan saja masyarakat menilai apa itu gemoy atau yang lain, kami hanya pikirkan pasangan 1,” tegas Sauqi.