AYOJAKARTA.COM - Syarifah Fadiyah Alkaff, seorang siswi SMP di Jambi dilaporkan ke Polisi buntut mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pun angkat bicara soal siswi SMP di Jambi yang dilaporkan ke polisi.
Dikutip Ayojakarta.com dari laman suara.com, Cak Imin meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk ikut turun tangan dalam kasus Syarifah Fadiyah Alkaff, siswi SMP di Jambi.
"Kalau berita ini benar, tolong Pak Kapolri @listyosigitprabowo jaga anak ini dan nasib demokrasi kita," kata Cak Imin.
Pasangan Anies Baswedan ini mengaku akan terus mengawal kasus tersebut sampai aman.
"Saya akan mengawal terus sampai aman," tutur Cak Imin.
Diketahui, sebelumnya Syarifah sempat mengkritik Jokowi dengan menilai orang nomor 1 di Indonesia itu telah merusak tatanan hukum dengan memaksakan putranya menjadi cawapres.
"Terlebih lagi menggerakkan aparatur sipil negara kepala desa seluruh Indonesia untuk memaksa anaknya menjadi wakil presiden RI," ujarnya.
Kata Syarifah, rusaknya tatanan hukum di negeri ini juga sempat diungkap oleh Ganjar Pranowo, di mana capres nomor urut 3 itu memberikan skor 5.
"Begitu juga yang dirasakan rakyat Indonesia, ini sangat fatal akibatnya, rakyat seluruh daerah akan memberontak karena diperlakukan hukum yang tidak seimbang yang mengadu antara rakyat dan aparat penegak hukum," kata Syarifah.
"Memohon kepada Bapak Presiden RI Bapak Joko Widodo agar menghentikan kekotoran dan kebusukannya menjalankan tugasnya sebagai presiden RI, menjalankan hukum negara dengan baik, sehingga rakyat terayomi dengan baik," imbuhnya.
Buntut kritikannya, Syarifah pun akhirnya dilaporkan ke polisi.
Ibu Syarifah, Kusmiati pun mengaku terkejut soal anaknya yang dilaporkan ke polisi karena putrinya masih di bawah umur.
"Jadi mereka melaporkan anak saya, dari situlah saya terkejut. Kok anak saya yang di bawah umur dilaporkan," kata Kusmiati.
Kusmiati berpendapat bahwa seharunya pihak pelapor cukup memberikan teguran jika memang Syarifah dinilai bersalah.***