AYOJAKARTA.COM - Sosok ekonom yang juga merupakan mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli baru saja dikabarkan meninggal dunia diusianya yang ke-69 tahun.
Rizal Ramli meninggal dunia malam tadi Selasa (2/1/2024) usai menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya.
Rizal Ramli meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah satu bulan dirawat dan berjuang melawan penyakitnya.l
Hal itu disampaikan oleh staf Rizal Ramli, Yosef Sampurna Nggarang seperti dikutip Ayojakarta.com pada Suara.com, Rabu (3/1/2023).
"Satu bulan terakhir beliau dirawat di RSCM. Beliau berjuang melawan sakit, tetapi Tuhan punya kehendak lain," ujar Yosef.
Lantas bagaimana sebenarnya sosok Rizal Ramli yang selama ini pun dikenal kritis terhadap isu-isu nasional?
Mari mengenal lebih dekat mendiang Rizal Ramli melalui profilnya berikut ini.
Profil Rizal Ramli
Meninggal di usia 69 tahun, Rizal Ramli merupakan kelahiran 10 Desember 1954.
Ia lahir di Padang, Sumatera Barat yang mana artinya ia adalah asli orang Minang.
Dalam kehidupan pribadinya, Rizal Ramli diketahui telah menikah sebanyak dua kali.
Istri pertamanya bernama Herawati Moelyono yang kemudian harus pergi meninggalkan Rizal Ramli sendiri karena meninggal dunia usai berjuang melawan kanker.
Baca Juga: Cuaca DKI Jakarta Rabu, 3 Januari 2024, Hujan akan Turun di Seluruh Wilayah pada Waktu Berikut Ini
Rizal kemudian melanjutkan hidupnya dan kembali menikah dengan wanita bernama Marijani.
Sayangnya pernikahan Rizal pun harus kandas karena maut. Sang istri juga meninggal dunia akibat kanker yang dideritanya.
Di dalam dunia pendidikannya, Rizal berhasil menamatkan studi S1nya di Institut Teknologi Bandung mengambil jurusan Teknik Fisika.
Selanjutnya ia meneruskan studi S2 dan lanjut S3 dengan mengambil jurusan Ekonomi di kampus yang sama yakni Boston University, Amerika Serikat.
Usai menyelesaikan studinya di Amerika, Rizal pun kembali ke tanah air lalu mendirikan ECONIT Advisory Group yang merupakan organisasi ekonom.
Dan sejak saat itu Rizal pun dikenal sangat kritis terhadap isu-isu khususnya dibidang ekonomi di Indonesia.
Namun, jiwa kritisnya memang sudah tertanam sejak ia berada di bangku kuliah. Tepatnya saat era kepemimpinan Soeharto, Rizal merupakan salah satu aktivis yang kerap kritis terhadap masa Orde Baru.
Bahkan karena kritisnya, Rizal pernah mendekam dipenjara oleh Rezim Soeharto di tahun 1978 silam.
Pada dunia kepemerintahan Indonesia, Rizal sendiri pernah memiliki jabatan di jajaran para Menteri.
Seperti pada era Gus Dur, Rizal pernah menjabat sebagai Kepala Bulog dan dipercaya untuk menduduki jabatan Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan pada 2000 - 2001.
Kemudian di tahun 2015 pada masa pemerintahan Jokowi, Rizal juga kembali menduduki jabatan sebagai Menko Kemaritiman, namun hanya bertahan selama 11 bulan saja.
Tentunya banyak hal-hal baik yang juga telah dilakukan Rizal untuk Indonesia.
Selamat jalan Rizal Ramli, semoga mendapat ketenangan selalu di sisi-Nya.***