Nasional

Anies Baswedan Optimis Raup Suara Tinggi di Jawa Tengah: Tidak Lagi Kandang Satu Partai

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 26 Des 2023, 05:07 WIB
Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, mendapatkan dukungan dari pondok pesantren di Jawa Tengah.

AYOJAKARTA.COM – Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, mendapatkan dukungan dari pondok pesantren di Jawa Tengah.

Anies Baswedan menilai dukungan tersebut menunjukkan bahwa Jawa Tengah tidak dikuasai oleh satu partai.

Oleh karena itu, Anies Baswedan mengaku pihaknya optimis bisa meraup suara tinggi di Jawa Tengah.

Menurut Anies, anggapan Jawa Tengah yang selama ini dikenal sebagai kandang salah satu partai bisa berubah.

Baca Juga: Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar Dapat Dukungan Gerakan Biru Kuning, Warganet: Representasi Kaum Muda

Hal ini terlihat dari hasil kampanyenya bersama Muhaimin Iskandar (Cak Imin) ke beberapa daerah di Jawa Tengah.

“Jadi kalau sekarang itu disebut kandang itu adalah periode-periode sebelumnya. Sementara sekarang rakyat yang menginginkan perubahan itu bukan ada di satu dua partai. Ada di banyak partai,” kata Anies, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Selasa, 26 Desember 2023.

Anies menjelaskan saat ini pihaknya merasa nuansa perubahan semakin terasa.

Ia melihat masyarakat yang menginginkan perubahan tidak hanya berasal dari satu atau dua partai saja.

Baca Juga: Tanggapi Laporan Soal Akronim 'AMIN', Anies Baswedan: Buat yang Lapor Lumayan Tambah Tenar

Menurutnya, ada partai lainnya yang juga menginginkan perubahan untuk Indonesia kedepannya.

Salah satunya adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang diketuai oleh Cak Imin yang juga mempunyai basis massa cukup besar di Jawa Tengah.

Oleh karena itu, Anies menilai pesan perubahan yang selama ini dibawa oleh pihaknya sudah menjangkau masyarakat.

“Jadi kami melihat pesan perubahan itu malah menjangkau semua. Kalau dilihat Jawa Tengah ini tempat yang bisa dibilang cukup bervariasi sebetulnya. Tidak hanya kadang satu partai,” jelasnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Tedi Rukmana