Nasional

Cak Imin Tak Dukung Pembangunan IKN, Gibran Beri Sindiran: Dulu Ikut Potong Tumpeng

Oleh: Nisrina Harum Lestari Sabtu 23 Des 2023, 15:44 WIB
Cak Imin Tak Dukung Pembangunan IKN, Gibran Beri Sindiran: Dulu Ikut Potong Tumpeng

AYOJAKARTA.COM – Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, melontarkan sindiran kepada cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Gibran Rakabuming Raka menilai Cak Imin tidak konsisten terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Cak Imin awalnya menyampaikan pandangannya terkait proyek IKN dan menyinggung soal anggaran pembangunan yang hampir menyentuh Rp 500 triliun.

“Jadi saya setuju bahwa yang paling penting bukan soal infrastruktur dulu atau SDM dulu. Yang paling penting dari ini adalah kemampuan membaca skala prioritas,” kata Cak Imin dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (23/12/2023).

Baca Juga: Otto Hasibuan Beberkan Strategi dan Rencana Pengajuan PK Jessica Wongso, Bisa Jamin Langsung Bebas?

Menurut Cak Imin, dana yang digunakan untuk proyek IKN bisa dimanfaatkan untuk hal lain seperti membangun jalan dan sekolah.

“Seluruh proyek-proyek besar yang ambisius, IKN salah satu contoh saja, itu kalau hanya mengandalkan APBN hampir Rp 500 triliun. Padahal 1 persen saja dari Rp 480 sekian triliun itu untuk bangun jalan seluruh Kalimantan beres, membangun seluruh kota-kota di Kalimantan beres,” ujarnya.

“Yang paling penting infrastruktur yang untuk SDM 3 persen saja dari seluruh anggaran IKN itu bisa membangun sekolah dengan baik di seluruh Kalimantan,” sambungnya.

Gibran pun kemudian menanggapi dan menyinggung Cak Imin tidak konsisten tentang IKN.

Kemudian, Gibran pun menyindir dan mengungkit Cak Imin yang sebelumnya ikut acara potong tumpeng di awal pembangunan IKN.

“Saya ingat sekali Gus Muhaimin dulu sempat ikut meresmikan dan potong tumpeng di IKN. Ini gimana ini, enggak konsisten. Dulu dukung sekarang enggak dukung karena menjadi wakilnya Pak Anies yang mengusung tema perubahan,” sebut Gibran.

Baca Juga: Cak Imin Blak-blakan Sebut Dirinya Seharusnya di Debat Capres hingga Jadikan 'Slepet' Bentuk Keadilan dan Kemakmuran

Gibran menjelaskan bahwa pembangunan IKN harus tetap dilanjutkan karena merupakan upaya pemerataan pembangunan di Indonesia.

“IKN ini bukan hanya membangun bangunan pemerintah tapi juga sebagai simbol pemerataan pembangunan di Indonesia. Sebagai simbol transformasi pembangunan di Indonesia,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Jinan Vania Barizky