Nasional

Izin Penyelenggaraan Acara 'Desak Anies' di NTB Dibatalkan Mendadak secara Sepihak, Anies Baswedan Siap Laporkan

Oleh: Karseno AJ Kamis 21 Des 2023, 15:30 WIB
Capres nomor urut satu Anies Baswedan meminta agar pemerintah bisa memastikan netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilu 2024.

AYOJAKARTA.COM – Capres nomor urut satu Anies Baswedan meminta agar pemerintah bisa memastikan netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pemilu 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan Anies Baswedan setelah kembali mengalami pembatalan secara sepihak izin penyelenggaraan acara Desak Anies di NTB, Selasa 19 Desember.

Acara Desak Anies yang mempertemukan Anies Baswedan dengan kaum muda NTB sedianya akan digelar di Taman Nasional Budaya Provinsi NTB, namun dibatalkan.

Hal tersebut terjadi karena pada menit-menit jadwal kegiatan akan dilangsungkan, pengelola membatalkan perizinan.

Akibat adanya pembatalan secara sepihak tersebut, acara Desak Anies kemudian dialihkan ke Kafe Pedjuang, Mataram.

“Kepada Pemerintah untuk memberikan arahan kepada seluruh jajaran ASN agar bersikap netral dan tidak mempersulit salah satu calon baik pilpres maupun pileg,” tegas Anies.

Baca Juga: Mutiara Annisa Baswedan Putri Anies Baswedan Ungkap Sosok Rahasia yang Terlibat dalam Tagline Wakanda No More

Sebelumnya, peristiwa senada terkait dengan pembatalan sepihak di menit-menit menjelang acara juga sempat dialami oleh kubu Koalisi Perubuahan untuk Persatuan.

Karena itu, Anies kembali mengingatkan akan esensi bangsa Indonesia sebagai negeri yang sudah merdeka.

“Semua memiliki hak yang sama untuk menjalani proses kampanye, dan ini adalah masa dimana kita boleh melakukan dialog di ruang terbatas,” imbuh Anies.

Lebih lanjut Anies menekankan agar netralitas ASN benar-benar bisa dipastikan, serta dipertegas dengan pemberian sanksi jika terjadi pelanggaran.

Langkah pemberian sanksi bagi ANS yang melanggar, menurut Anies merupakan hal penting karena merupakan prasyarat lahirnya kedisiplinan.

“Bila ada sikap tidak netral dan dapat sanksi, maka pesan bagi yang lain harus netral juga,” terang Anies.

Dengan adanya peristiwa pembatalan secara sepihak tersebut, Anies menghimbau agar pihak-pihak terkait menjalankan peran sebagaimana harusnya.

Anies menambahkan, akan semakin lantang menyuarakan persoalan-persoalan yang terjadi selama masa kampanya apabil terus mendapatkan perbedaan perlakuan.

“Setiap kali ada penghalangan-penghalangan, kami laporkan kepada publik, bahwa ini bukan praktik yang sehat,” jelas Anies.

Penyebar-luasan informasi ke publik terkait kendala kampanye, menurut Anies merupakan salah satu upaya untuk bisa memastikan kehormatan dalam berdemokrasi.

Hadir di dampingi oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Periode 2013-2015 Hamdan Zoelva, kegiatan diskusi Desak Anies di Kafe Perdjuangan berjalan dengan lancar.

Antusiasme generasi muda NTB sudah terlihat saat Anies memperkenalkan Politisi PKB Nihayatul Wafiro, Fery Farhati, Tia Baswedan serta sejumlah tokoh nasional lainnya.

Baca Juga: Mutiara Baswedan Putri Anies Bocorkan Fakta Saat Debat Perdana Capres-Cawapres 2024

Keberadaan Tia Baswedan dalam acara Desak Anies yang tidak mendapat privilage atau perlakuan khusus dari Panitia, sempat menjadi pertanyaan peserta.

“Biarkan dia dapat kesempatan yang sama dengan yang lain,” jawab Anies menjawab pertanyaan peserta.

Reporter Karseno AJ
Editor Aris Abdulsalam