AYOJAKARTA.COM - Calon Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan melakukan kampanye di empat wilayah di pulau Sumatera.
Empat wilayah di pulau Sumatera yang didatangi Anies Baswedan adalah Provinsi Riau, Aceh, Jambi dan Sumatera Selatan.
Menariknya, keempat provinsi yang didatangi Anies Baswedan tersebut adalah lumbung suara Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 lalu.
Baca Juga: Janji Wujudkan Kesetaraan Sekolah Negeri dan Swasta, Anies Baswedan: Jangan Dibedakan Perlakuannya
Dengan melakukan kampanye di empat provinsi tersebut, akankah Anies Baswedan berhasil merebut suara saat Pilpres nanti?
Dalam kunjungannya, Anies Baswedan menyerap berbagai aspirasi dari masyarakat dan menyampaikan gagasannya yang mengusung perubahan.
Terdapat beberapa aspirasi yang diterima Anies dalam kampanye di Sumatera tersebut, diantaranya masalah mahalnya kebutuhan pokok dan masalah sulitnya lapangan pekerjaan.
Baca Juga: Sisi Lain Anies Baswedan yang Tak Terekspose Media, Ternyata Suka Lakukan Hal Ini saat Kunjungan
"Yang paling banyak diungkapkan adalah mahalnya kebutuhan pokok. Di pasar yang selalu kami datangi mereka mengeluhkan tentang harga-harga yang mahal," ucap Anies Baswedan dikutip Ayojakarta.com dari Youtube KOMPAS TV pada Selasa (19/12/2023).
Kemudian, lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, permasalahan selanjutnya adalah sulitnya lapangan pekerjaan.
"Begitu jumpa dengan anak muda dan orang tua yang menceritakan masalah di generasi mudanya maka lapangan pekerjaan yang paling banyak," katanya.
Selain itu, di wilayah yang banyak pertanian, masyarakat mengeluhkan kurangnya pupuk untuk menunjang pertanian mereka.
"Pupuk yang paling banyak dikeluhkan, itulah agenda utama kami, bahwa perubahan ini adalah berbicara tentang mengubah mahalnya kebutuhan pokok menjadi murah karena tata niaganya akan diperbaiki," jelasnya.
"Kita akan lakukan perubahan dan kita berharap nantinya pasokan pupuk sesuai dengan kebutuhan," tambahnya.
Ia mengungkapkan membawa gagasan perubahan bukan ke basis capres lain malainkan tempat-tempat yang memang menginginkan perubahan yang dulu belum dapat perubahan.
"Sekarag kami bawa gagasan ini, ini bukan basis orang, ini basis gagasan perubahan, ini adalah tempat-tempat yang memang meninginkan perubahan yang dulu belum dapat perubahan itu.Nah sekarang kami datang, kami sampaikan kami akan lakukan perubahan," papar Anies. ***