Nasional

Presiden Jokowi Jawab Tudingan Anies Soal Indeks Demokrasi yang Menurun: Ada yang Maki Presiden..

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Sabtu 16 Des 2023, 11:49 WIB
Presiden Jokowi Jawab Tudingan Anies Soal Indeks Demokrasi yang Menurun: Ada yang Maki Presiden..

AYOJAKARTA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara menjawab tudingan calon presiden nomor urut satu Anies Baswedan soal indeks demokrasi di Indonesia yang menurun.

Pernyataan Anies Baswedan soal indeks demokrasi di Indonesia yang menurun itu disampaikannya saat debat pilpres pada Selasa (12/12/2023) kemarin.

Menanggapi pernyataan Anies Baswedan tersebut, Presiden Jokowi menganggap bahwa hal itu sebagai bentuk evaluasi kepada pemerintah.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Kamu Punya Mata yang Tajam Jika Berhasil Menemukan Kamera Tersembunyi di Gambar!

Meski demikian, Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya dan pemerintah tidak pernah membatasi serta menghalangi kebebasan berpendapat.

"Ya itu sebagai evaluasi. Tetapi yang jelas kita ini kan tidak pernah melakukan pembatasan-pembatasan apapun dalam berbicara, dalam berpendapat," ujar Jokowi seperti dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (16/12/2023).

Bahkan Presiden Jokowi juga mencontohkan saat dirinya kerap mendapat caci maki dari masyarakat.

"Ada yang maki-maki presiden, ada yang mencaci maki presiden, ada yang merendahkan presiden, ada yang menjelekkan juga biasa-biasa saja," ucap Jokowi.

Selain itu banyaknya unjuk rasa yang dilakukan di Istana Negara juga selama ini tak pernah ada larangan.

"Di patung kuda, di depan Istana juga demo hampir setiap minggu, setiap hari juga ada, juga gak ada masalah," lanjutnya.

Sebelumnya, Anies Baswedan sempat menyinggung soal indeks demokrasi di Indonesia yang saat ini dikatakannya telah menurun.

Baca Juga: Kaleidoskop 2023: 5 Kejadian Paling Viral Sepanjang Tahun yang Bikin Kagum hingga Mewek, Apa Saja?

Banyak yang berusaha menyampaikan pendapat namun terbatas karena adanya UU ITE.

Yang mana banyak laporan-laporan soal masyarakat yang terpaksa terkena pasal UU ITE akibat menyuarakan pendapat.

"Indeks demokrasi kita menurun. Bahkan, pasal kewenangan karet kepada pengkritik misal UU ITE atau Pasal 14 UU no 1 tahun 1946 itu kebebasan berbicara terganggu," ujar Anies saat debat.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Jinan Vania Barizky