AYOJAKARTA.COM — Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD, bertemu dengan perwakilan organisasi, pegiat, dan kaum difabel perempuan di Posko Teuku Umar 9, Jakarta Pusat.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan difabel menyampaikan aspirasi dan kesulitan mereka dalam kehidupan sehari-hari, termasuk minimnya bantuan dari pemerintah.
Mahfud MD menyatakan pentingnya perhatian terhadap akses difabel dan berjanji untuk menata ulang dan menginventarisir masalah yang dihadapi.
"Ini juga harus menjadi perhatian kita bersama terutama akses-akses ini nanti kita tata kembali dan inventarisir masalahnya," kata Mahfud, dikutip dari Republika pada Jumat, 15 Desember 2023.
Baca Juga: Mahfud MD Anggap Cak Imin Lawan Debat Terberat, Remehkan Gibran?
Mahfud mengatakan bahwa setiap disabilitas memiliki karakteristik yang memerlukan perhatian khusus, sehingga kebijakan pemerintah tidak bisa diseragamkan.
"Disabilitas itu tidak sembarang disabilitas sehingga dibuat kebijakan yang seragam tidak bisa," ucapnya.
Mantan Hakim Konstitusi itu juga mengakui kebijakan kuota pekerja bagi penyandang disabilitas, dan menegaskan perlunya menangani dan menata ulang kekurangan yang masih ada dalam praktiknya.
Dengan demikian, ia menegaskan hal tersebut harus segera ditangani dan ditata ulang.
Baca Juga: TKN Ganjar – Mahfud: Program ‘KTP Sakti’ Mirip dengan Gagasan IKD Presiden Jokowi
"Menurut keluhan-keluhan yang tadi saya catat memang perhatian pemerintah perlu ditingkatkan," ujar Mahfud.
Ia mengingatkan bahwa UUD menyatakan tanggung jawab negara untuk menjamin hak asasi setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas.
"Artinya hak asasi jadi kalau orang sehat maupun tidak sehat itu menjadi tanggung jawab negara untuk menjamin hak haknya," pungkasnya.***