Nasional

Ganjar-Mahfud Pakai Baju Sama Bertuliskan ‘Sat Set’ dan ‘Tas Tes’, Apa Makna Sebenarnya?

Oleh: Fitri Nurjanah Rabu 13 Des 2023, 14:07 WIB
Ganjar-Mahfud Pakai Baju Sama Bertuliskan ‘Sat Set’ dan ‘Tas Tes’, Apa Makna Sebenarnya?

AYOJAKARTA.COM -- Pasangan capres dan cawapres nomor urut tiga (3), Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, hadir dalam debat perdana yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin malam, 12 Desember 2023.

Keduanya hadir dengan menggunakan kemeja dengan warna yang sama yakni warna putih. Ganjar bertuliskan ‘Sat Set’, dan Mahfud menggunakan tulisan kebalikannya ‘Tas Tes’.

Baju yang dipakai oleh keduanya menjadi sorotan banyak orang yang melihatnya. Lantas apa arti yang sebenarnya di balik tulisan tersebut.

Baca Juga: Membaca Kepribadian Seseorang dari Bentuk Kaki, Coba Perhatikan Jempolnya

Saat ditanya mengenai arti dari tulisan tersebut, Ganjar maupun enggan untuk memberikan banyak pernyataan. Keduanya hanya memberikan senyum dengan wajah yang sumringah.

Arti kata ‘Sat Set’ merupakan bahasa yang sering digunakan sebagai bahasa gaul di media sosial. Arti dari tulisan ini tidak tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Namun, tulisan ‘Sat Set’ sudah sering digunakan, dan sangat viral lantaran sering digunakan oleh banyak orang dalam percakapan di dunia maya.

Jika ditelusuri lebih jauh, kata ‘Sat Set’ ini merupakan bahasa Jawa yang berarti gerak cepat. Hal tersebut seolah ingin menunjukkan kepada publik bahwa capres dan cawapres nomor urut tiga (3) memiliki kekompakan.

Tidak hanya itu, Ganjar dan Mahfud pun seolah ingin menunjukkan bahwa keduanya memiliki visi dan misi. Untuk membawa Indonesia pada pertumbuhan dan pembangunan yang lebih cepat.

Baca Juga: Deretan Nama yang Akan Diseret ke Jalur Hukum oleh Tim Advokat Pembela Jessica Wongso, Terbaru Ada Hani?

Sebelumnya, dalam sesi debat capres yang pertama ini. Ganjar dan Mahfud didampingi oleh Tim Pemenangan(TPN) yang mendukungnya.

Di antaranya Arsjad Rasjid, Yenny Wahid, Andika Perkasa, Gatot Eddy Pramono, TGB Zainul Majdi, Denon Prawiraatmadja, Aria Bima, dan Olly Dondokambey.

Serta sederet Kyai seperti KH Abuya Muhtadi (Banten), KH Mustofa Aqil (Cirebon), KH Idris Hamid (Pasuruan), KH Yasin Nawawi (DIY), KH Afif Muhajir (Situbondo), KH Haris Shodaqoh (Semarang), KH Malhan (Lirboyo), KH Encep Subandi (Tangerang), Ajengan Hasan Bashori (Garut), dan KH Ahmad Pujiono (Madiun).***

Reporter Fitri Nurjanah
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil