AYOJAKARTA.COM-- Calon Presiden RI Ganjar Pranowo berkomitmen untuk meningkatkan kemudahan akses pendidikan bagi kelompok disabilitas. Apalagi, Indonesia telah memiliki sejumlah regulasi yang mengatur tentang hak kelompok disabilitas.
“Kalau anak-anak ini dia punya prestasi bagus, dia bisa sampai S3, tidak peduli apakah dia selama ini yang mengikuti jalan jalur biasa atau berkebutuhan khusus, karena negara memberikan jaminan itu tidak pandang bulu. Maka tugasnya adalah mendorong mereka,” ujar Ganjar Pranowo bertemu kelompok disabilitas yang ada di Loka Bina Karya Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/12/2023).
Hak penyandang disabilitas hingga kini belum bisa terpenuhi di berbagai daerah. Padahal, pemerintah telah memiliki Undang-Undang No. 19 Tahun 2011 tentang Konvensi Hak-hak Penyandang Disabilitas. Ada pula Perpres No.75 Tahun 2005 yang mengatur mandat pelaksanaan aksi-aksi di bidang penyandang disabilitas. Selain itu, Undang-Undang No.18 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Bahkan, hak-hak penyandang disabilitas telah diatur dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Pada pertemuan itu, Ganjar mendapatkan keluhan dari seorang penyandang disabilitas bernama Umar Fauzan. Dia mempertanyakan perihal akses pendidikan bagi penyandang disabilitas yang belum merata di setiap provinsi.
“Terutama berkenaan dengan kami disabilitas yang mungkin kebijakan hanya sampai di kota besar. Semisalnya mengenyam pendidikan, karena ini akan berkaitan dengan SDM. Kalau di kota besar teman-teman disabilitas bisa akses pendidikannya sampai ke S2 dan S3, ini perlu kepedulian dari pemerintah,” kata Umar Fauzan.
Mendapatkan pertanyaan itu, Ganjar mengatakan akses pendidikan sangatlah penting bagi semua kalangan, begitu juga dengan kelompok disabilitas.
"Ternyata sederhana sekali permintaan mereka. Kesempatan dan akses pendidikan kami diperbaiki, kesempatan untuk bekerja dengan persentase PNS, di pemerintahan maupun di perusahaan. Aturan sudah ada tinggal dilaksanakan dan kontrolnya," ujarnya..
Saat menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo selalu memprioritaskan penyandang disabilitas, kaum perempuan dan anak-anak, saat menyusun program pembangunan.
"Saya sudah pengalaman ketika Musrenbang melibatkan mereka dan menjadi kelompok pertama menyampaikan pendapat," kata Ganjar.
Maka dari itu, Capres berambut putih ini mengatakan bilamana program ramah disabilitas yang pernah dilakukannya, pasti diterapkan saat menjabat Presiden RI kelak.
"Karena praktik sudah ada, maka saya mereplikasi saja,” tandas Ganjar.
Ia menegaskan, pemerintah bersama masyarakat wajib menghargai dan memenuhi hak-hak kelompok disabilitas sesuai peraturan perundang-undangan.
Ganjar pun mengajak seluruh anak bangsa untuk bersama-sama memberikan dukungan nyata untuk mewujudkan masyarakat inklusif berkesinambungan demi meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas.
“Dengan begitu, seluruh kelompok disabilitas mampu berdaya, hidup layak, dan bisa ikut berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Ganjar juga melihat-lihat hasil karya dari para kelompok disabilitas yang ada di Balikpapan. Ganjar juga merasa takjub atas hasil yang sudah dibuat kelompok disabilitas. (**)