AYOJAKARTA.COM – Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, baru-baru ini berbincang dengan para penyandang disabilitas di momen Car Free Day di Lombok, Minggu (3/12/2023).
Dalam kesempatan itu, Ganjar Pranowo mendengarkan curhatan dari para penyandang disabilitas.
Ganjar Pranowo mengatakan salah satu yang menjadi kendala kelompok disabilitas adalah sulitnya akses menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Baca Juga: Prabowo Subianto Minta Maaf Saat Kampanye di Tasikmalaya, Kenapa?
“Tadi mereka menyampaikan ‘siapa pernah memilih?’, ‘saya pak’, ‘apa kesulitanmu?’, ‘akses untuk menuju bilik suara’” kata Ganjar dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Minggu (3/12/2023).
Ganjar menilai kelompok disabilitas juga harus diberikan pendampingan agar lebih mudah menentukan pilihan.
Ini lantaran Ganjar menjelaskan banyak di antara mereka yang masih kebingungan dalam memberikan hak suara.
Sebab, pada Pemilu 2024 masyarakat tidak hanya menentukan presiden, tetapi juga DPR, DPD, dan sebagainya.
Maka dari itu, Ganjar melihat perlu adanya fasilitas yang dibutuhkan kelompok disabilitas.
“Bahkan beberapa di antaranya ternyata membutuhkan pelatihan pendampingan karena mereka ada kebingungan. Karena besok itu memilih DPR, memilih presiden, memilih DPD. Maka kemudian mereka cukup diajari kalau tidak bingung. Dan itu butuh satu ruang khusus dengan kebutuhan mereka yang sifatnya khusus,” jelasnya.
Baca Juga: Mengungkap Kepribadian Seseorang dari Cara Memakai Tas, Apakah Kamu Pribadi yang Terburu-buru?
Ganjar pun berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa memberikan fasilitas kepada kelompok disabilitas.
Ia juga berharap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga turut andil dalam memberikan pengawasan.
Hal ini dilakukan agar kelompok disabilitas bisa memberikan hak suara dengan mudah dan nyaman.
“Tolong KPU menyediakan fasilitas itu nanti bisa minta dukungan dari Pemda. Bawaslu tolong dibantu untuk mengawasi agar teman-teman penyandang disabilitas bisa memberikan hak suaranya dengan enak, nyaman, dan bisa dilakukan dengan mudah,” tutupnya.***