Nasional

Prabowo Subianto Minta Maaf Saat Kampanye di Tasikmalaya, Kenapa?

Oleh: Nisrina Harum Lestari Minggu 03 Des 2023, 13:48 WIB
Prabowo Subianto Minta Maaf Saat Kampanye di Tasikmalaya, Ternyata Karena Ini

AYOJAKARTA.COM – Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, akhirnya memulai kampanye Pilpres 2024 perdananya pada Sabtu (2/12/2023).

Prabowo Subianto memilih Kota Tasikmalaya sebagai tujuan kampanye Pilpres 2024 pertamanya.

Dalam kampanyenya, Prabowo Subianto sempat menyampaikan permohonan maaf lantaran sudah lama tidak mengunjungi Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Mengungkap Kepribadian Seseorang dari Cara Memakai Tas, Apakah Kamu Pribadi yang Terburu-buru?

Prabowo mengatakan satu masalah yang membuat dirinya tak kembali ke Kota Tasikmalaya karena kekalahan yang ia alami.

Seperti yang diketahui, Prabowo kalah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 silam.

“Saya juga minta maaf sejak 2019 saya tidak kembali ke sini,” kata Prabowo dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Minggu (3/11/2023).

Meski begitu, Prabowo menyatakan dirinya tidak pernah menyerah dan bangkit kembali dari kekalahannya.

“Satu masalahnya, tahun 2019 kalian tahu saya kalah. Tapi saya tidak menyerah. Saya jatuh, tapi saya bangkit kembali,” sambungnya.

Prabowo mengungkapkan pada saat mengikuti Pilpres 2019 lalu, dirinya cuma ‘paket hemat’.

Baca Juga: Dana KJP Plus Apa Bisa untuk Beli Laptop? Intip Ketentuan Penggunaan Biaya Berkala di Sini

Akan tetapi, Presiden Jokowi mengajaknya untuk bersatu di dalam Kabinet Indonesia Maju.

Prabowo masuk ke dalam pemerintahan Jokowi pada tahun 2019 menjadi Menteri Pertahanan.

“Kalian tahu waktu itu, paket kita paket hemat waktu itu. Sekarang Pak Jokowi telah mengajak saya bersatu. Beliau kalahkan saya tapi beliau ajak bersatu untuk rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Setelah bergabung, Prabowo mengaku dirinya melihat Presiden Jokowi sangat mencintai rakyat Indonesia.

Prabowo menyebut Presiden Jokowi sangat ingin rakyat Indonesia bisa berdiri di atas kakinya sendiri.

Baca Juga: Tes IQ: Uji Kemampuan Observasi dengan Menemukan 3 Objek Tersembunyi di Ruang Tamu dalam 7 Detik

Ia pun juga mengungkit Presiden Jokowi yang menerapkan program hilirisasi, sehingga sumber alam Indonesia tidak dijual murah ke negara lain.

“Setelah saya bergabung saya melihat beliau sangat mencintai rakyat Indonesia. Beliau ingin rakyat Indonesia berdiri di atas kakinya sendiri. Beliau yang menjalankan, yang mulai melancarkan program-program hilirisasi yaitu tidak akan mengizinkan sumber alam kekayaan kita dijual murah ke bangsa asing. Tidak, tidak lagi, semua bahan-bahan itu harus diolah pabriknya harus di Indonesia,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Jinan Vania Barizky