AYOJAKARTA.COM -- Pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan dan Cak Imin kini kompak melakukan berbagai strategi demi menggaet suara pemilih pada pilpres 2024.
Anies Baswedan dan Cak Imin diketahui membentuk tim pemenangan AMIN (Anies Baswedan-Cak Imin) dengan kapten Marsdya (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus.
Baru-baru ini timnas AMIN disebut sedang memetakan daerah di Indonesia yang bakal menjadi basis pemilih pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin.
Syaugi menjelaskan berbagai upaya timnas AMIN, salah satunya melalui 'Gerakan Rakyat untuk Perubahan' yang kian masif melakukan gebrakan ke berbagai pelosok daerah.
"Harapannya dengan gerakan rakyat ini bisa menjangkau seluruh pelosok Indonesia, makanya kemarin kita melakukan gerakan rakyat sampai di 88 titik di seluruh Indonesia. Kalau sebelumnya provinsi, setelah itu 88 dapil titik, dan kemudian kita akan menuju ke kabupaten sampai ke bawah," kata Syaugi seperti dikutip AyoJakarta.com dari Republika pada Senin, 27 November 2023.
Menurutnya, melalui program gerakan tersebut yang akan terjun ke lapangan dan tersebar ke berbagai wilayah berhasil untuk memenangkan AMIN.
"Jadi kita sudah petakan daerah mana saja yang merupakan lumbung Amin, dari situ kita maksimalkan partisipasi pemilih 70-80 (persen). Dari partisipasi pemilih yang tinggi, kita tahu di situ lumbung Amin, Gerakan Rakyat ini turun sampai ke bawah sehingga diharapkan pada lumbung Anies dan Muhaimin bisa mendapatkan suara yang tertinggi," jelasnya.
Meski begitu, kapten timnas AMIN juga menyebut daerah mana saja yang potensial menjadi lumbung pemilih pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin.
"Lumbungnya secara jelas DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatra, sebagian Kalimantan, dan seluruh Sulawesi, itu kira-kira lumbung Anies," ungkap Syaugi.
Diketahui jadwal kampanye pilpres 2024 oleh KPU dimulai pada 28 November 2023.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Satukan Kedua Telapak Tanganmu dan Cari Tahu Makna di Baliknya
Melansir laman Suara.com, Anies Baswedan mengaku bakal menjalani kampanye dengan terjun langsung menemui masyarakat.
"Kita akan menanyakan kepada masyarakat apakah yang dirasakan hari ini sudah baik. Misalnya, apakah kebutuhan pokok harganya terjangkau atau harganya mahal," ungkap Anies Baswedan.
"Apakah pendidikan harganya terjangkau atau tidak terjangkau. Urusan kesehatan rumit atau mudah. Lapangan pekerjaan mudah atau sulit," tambahnya.
Bahkan disebut-sebut Anies Baswedan dan Cak Imin akan memulai kampanye dari wilayah DKI Jakarta.
"Mulai (dari) Jakarta dulu, rasanya begitu," ujar Anies Baswedan.***