Nasional

Anies Baswedan Janji Tidak Akan Menggusur Warga Jika Melakukan Pembangunan

Oleh: Nisrina Harum Lestari Minggu 19 Nov 2023, 09:09 WIB
Capres 2024 Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM - Capres Anies Baswedan menyoroti orientasi dalam pelaksanaan pembangunan proyek pemerintah.

Anies Baswedan melihat saat ini pembangunan hanya berorientasi pada penyelesaian proyek saja.

Menurut Anies Baswedan, permasalahan yang dihadapi oleh rakyat jauh lebih penting untuk diselesaikan.

Baca Juga: Mutiara, Putri Anies Baswedan Bisa jadi Penentu Kemenangan Sang Ayah di Pilpres 2024, Kok Bisa? Ini 4 Alasannya

“Selama ini menyelesaikan proyek pemerintahan itu baik-baik saja, tapi lebih penting lagi menyelesaikan masalah rakyat, menyelesaikan masalah warga. Kadang-kadang proyeknya selesai masalahnya tidak selesai,” kata Anies dikutip dari kanal YouTube Metro TV, Minggu (19/11/2023)

“Karena orientasinya pada menyelesaikan proyek, bukan menyelesaikan masalah. Ini adalah hal yang terkait hal dasar bagi pengembangan ekonomi yang kita lihat mendasar sekali,” sambungnya.

Anies menjelaskan ketika masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, saat membangun sebuah proyek pihaknya berorientasi pada masyarakat.

Baca Juga: Kecewa Batal Diskusi di UGM karena Tak Diizinkan Rektorat, Anies Baswedan: Harusnya Kampus Netral

Seperti saat membangun Jakarta International Stadium (JIS), pihaknya membangun tanpa menggusur warga.

Anies mengungkapkan pihaknya menyiapkan rumah baru bagi masyarakat yang terdampak proyek besar tersebut.

Sehingga, masyarakat yang terdampak proyek tersebut tidak begitu saja digusur tanpa diperhatikan.

Baca Juga: Anies Baswedan Gagal Mengisi Kuliah Umum di UGM: Seharusnya Kampus Netral

“Alhamdulillah kami coba lakukan ini di Jakarta ketika Jakarta membangun sebuah mega proyek di situ pendekatannya adalah pendekatan kolaborasi kebersamaan. Warga yang tinggal di tempat sana yang secara status hukum mereka bukan pemilik tanah disiapkan rumah untuk mereka bisa berumah baru agar mereka tidak begitu saja digusur, tidak ada penggusuran, yang ada mereka disiapkan tempat baru yang lebih bagi mereka,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Anies pun menegaskan pembangunan JIS memprioritaskan pekerja lokal Indonesia.

“Ketika dibagun proyeknya 100 persen menggunakan tenaga yang dilahirkan oleh ibu Indonesia dan dididik oleh sekolah Indonesia dan berkarya di Indonesia,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Desi Kris