Nasional

Penyebaran Nyamuk Wolbachia Ditunda, Ahli Firasat Ini Sebut Akan Ada Pandemi Besar

Oleh: Cindra May Ningrum Jumat 17 Nov 2023, 20:27 WIB
Ilustrasi Nyamuk Wolbachia.

AYOJAKARTA.COM -- Baru-baru ini ramai soal penyebaran nyamuk Wolbachia di wilayah Provinsi Bali.

Namun, ternyata penyebaran nyamuk Wolbachia tersebut ditunda sementara.

Hal ini lantaran banyak warga Bali disebut menolak pada penyebaran jentik nyamuk Aedes Aegypti mengandung Wolbachia.

"Sekarang sedang kita bahas dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk menunda dulu pelepasan Wolbachia, dan melakukan sosialisasi sampai masyarakat siap," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi seperti dikutip AyoJakarta.com dari Republika pada Jumat, 17 November 2023.

Baca Juga: Mengungkap Kepribadian Seseorang dari Bentuk Kaki, Cari Tahu Kamu Sosok Karismatik atau yang Sulit Dibujuk?

Perlu diketahui, inovasi Wolbachia merupakan strategi baru untuk mengatasi penularan kasus dengue di Indonesia.

Wilayah Provinsi Bali menjadi salah satu tempat uji coba penerapan inovasi nyamuk Aedes Aegypti mengandung Wolbachia melalui kerja sama dengan World Mosquito Program (WMP).

Melalui inovasi baru ini, tentu banyak perspektif dan kontroversi di kalangan masyarakat Indonesia khususnya wilayah Bali.

Bahkan salah satu ahli firasat atau dikenal sang peramal, Wirang Birawa melalui Instagram pribadinya menyebut akan ada pandemi besar yang polanya sama seperti tahun 2020.

Tak sedikit warganet berkomentar dan menduga bahwa hal tersebut sebab adanya penyebaran nyamuk Wolbachia di Indonesia.

Baca Juga: Kejaksaan Agung Buka Suara Soal Rencana Pengajuan PK Jessica Wongso Minggu Depan: Itu Sudah Biasa

"Akan ada pandemi besar yang polanya sama seperti tahun 2020. Wabah ini akan membuat kita semua tersiksa karena sistem skenario jahat yang mereka ciptakan" tulis ahli firasat melalui Instagram @wirangbirawa.

"Ini menyangkut keselamatan tubuh terutama jiwa 270 juta rakyat Indonesia," tambahnya.

Unggahan Wirang Birawa tersebut berhasil mendapatkan perhatian warganet, dengan likes sebanyak 37 ribu lebih, sementara jumlah komentar warganet sebanyak 3200 lebih.

Dalam pantauan AyoJakarta.com, tak sedikit warganet mengaitkan firasat tersebut dengan adanya penyebaran nyamuk Wolbachia.

"Pak wirang.. apakah gara2 seekor nyamuk," komentar akun @man**

"DBD dan MPOX? yang lagi ramai dibahas masyarakat...," komentar akun @wah**

Baca Juga: Terkuak Sebab Pencairan KJP Plus November 2023 Telat, Disdik Temukan Data 75 Ribu Siswa Tak Layak sebagai Penerima, Cek Datamu

"Bali sudah ramai soal penyebaran nyamuk Wolbachia, rekayasa genetika...," kata akun @lan***

"Sudah mulai, cluenya nyamuk dan monyet, DBD sudah mulai menyerang di tempat kami...," kata akun @jua***

Berdasarkan Keputusan Menteri kesehatan RI Nomor 1341 tentang Penyelenggaraan proyek percontohan (pilot project) Implementasi Wolbachia sebagai inovasi penanggulangan dengue dilakukan di lima kota Indonesia, yaitu Semarang, Bandung, Jakarta Barat, Bontang, dan Kupang.***

Reporter Cindra May Ningrum
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil