AYOJAKARTA.COM -- Dalam sebuah pidato, Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP sempat mengingatkan potensi kecurangan pemilu 2024.
Kurang sepekan berselang usai pidato Megawati Soekarnoputri, dugaan adanya kecurangan pemilu 2024 justru datang dan menguntungkan PDIP.
Adanya dugaan potensi kecurangan pemilu 2024 yang menguntungkan PDIP terkuak usai ditemukan dokumen berisi pakta integritas.
Baca Juga: Dikenal Algojo, Inilah Sosok Hakim Agung yang Tolak Mentah-mentah Permohonan Kasasi Jessica Wongso
Dalam dokumen yang banyak beredar di tengah publik tersebut, Penanggung Jawab Bupati Sorong diminta untuk mendukung Ganjar Pranowo.
Pada dokumen yang ditandatangani Yan Pet Moso, tertulis jelas lima pernyataan yang menjadi bukti integritas PJ Bupati Sorong.
Pertama, PJ Bupati menyatakan dukungan terhadap program yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat untuk wilayah Sorong.
Kedua, menyatakan kesediaan untuk tidak terlibat dalam tindak pidana korupsi, kolusi serta nepotisme atau KKN.
Ketiga, menyatakan kesediaan untuk menolak terhadap segala bentuk kegiatan yang bersifat aksi separatisme.
Keempat, menyatakan dukungan dan siap berkontribusi suara dengan komitmen perolehan 60 persen plus 1 untuk kemenangan Ganjar Pranowo.
Kelima, menyatakan kesediaan dalam menjaga kerahasiaan dari substansi yang berkaitan dengan pakta integritas.
Pembuatan dokumen pakta integritas tersebut diketahui oleh Brigjen TNI TSP Silaban, selaku Kabinda Papua Barat.
Terkait dengan keabsahan dan alasan adanya dokumen pakta integritas tersebut, Mahfud MD yang kini menjadi cawapres PDIP memberi tanggapan.
Dalam pernyataan tertulisanya, Mahfud MD menilai pakta integritas PJ Bupati Sorong untuk memenangkan Ganjar Pranowo bukan masalah hukum.
Baca Juga: 5 Tanda Pasangan Sedang Kangen, Kamu Beruntung Banget Bila Punya Cirinya
“Itu bukan masalah hukum, biarkan saja, kalau hukumnya di clear-kan saja, itu kan bulan Agustus, belum ada calon-calon resmi,” ungkap Mahfud MD.
Penemuan dokumen pakta integritas bermula dari tertangkapnya Penanggung Jawab Bupati Sorong Yan Piet Mosso dalam kasus dugaan suap.
Dalam Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, dokumen pakta integritas tersebut kemudian ditemukan.
Terkait dengan penemuan dokumen pakta integritas PJ Bupati Sorong dengan Badan Intelijen Negara, Ketua KPK Firli Bahuri mengaku belum mengetahui.
Untuk itu, Firli Bahuri akan segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dengan penemuan dokumen pakta integritas tersebut.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Asah Imajinasi Kamu, Temukan 7 Wajah pada Gambar Rumah Ini
“Tidak bisa mengatakan apakah itu disita oleh KPK atau tidak, karena saya belum tahu itu, jadi kalau tidak tahu saya katakan tidak tahu,” ujar Firli.
Namun demikian Ketua KPK berjanji akan secepatnya mengabarkan hasil pemeriksaan dokumen pakta integritas tersebut kepada publik.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Rabu, 15 November 2023 dari kanal Youtube tvOneNews.***