AYOJAKARTA.COM — Jelang Pilpres 2024 yang akan berlangsung Februari 2023 mendatang, elektabilitas 3 pasangan capres-cawapres terus bergerak.
Baik itu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, serta Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, semakin hari semakin saling berkompetisi.
Pada survei Poltracking terbaru menunjukkan elektabilitas para pasangan capres-cawapres yang terus saling salip.
Menurut hasil Poltracking, menunjukkan bahwa pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendapat posisi paling unggul dibanding 2 paslon lainnya.
Baca Juga: Elektabilitas Prabowo – Gibran Terus Naik, Potensi Pilpres Menang Satu Putaran?
Survei tersebut dilakukan pada 28 Oktober hingga 3 November 2023 dengan margin of error 2,9 persen.
Dari hasi survei Poltracking terlihat elektabilitas pasangan Prabowo dan Gibran menempati urutan pertama dengan nilai 40,2 persen.
Sedangkan di posisi kedua ada pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang mendapatkan angka 30,1 persen.
Pada urutan terakhir ada pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang mendapatkan angka 24,4 persen.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Unggul Elektabilitas, Berpotensi Menang Satu Putaran?
Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda.
"Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tumbuh menjadi 40,2 persen, kemudian pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 30,1 persen, dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 24,4 persen, sisanya 5,4 persen menyatakan belum menentukan pilihan atau tidak tahu tidak jawab," terang Hanta, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV pada Senin, 13 November 2023.
Dijelaskan Hanta bahwa perbedaan antara Prabowo-Gibran dengan Ganjar-Mahfud makin menjauh, sedangkan Ganjar-Mahfud dengan Anies-Muhaimin selisihnya semakin mendekat.
Hanta juga menyebut bahwa angka elektabilitas para pasangan capres-cawapres masih dapat berubah seiring waktu mendekati Pilpres 2024 mendatang.
Baca Juga: Elektabilitas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar Mengalami Peningkatan, Pengamat Beberkan Alasannya
"Kalau misal Pilpres tinggal seminggu mungkin bisa diprediksi, tetapi karena Pilpres masih berlangsung 3 bulan lagi maka masih kemungkinan perubahan, kemungkinan nain turunnya akan mungkin berubah," terang Hanta.
Poltracking juga menjabarkan tren elektabilitas berdasarkan wilayah di 3 Jawa pada awal bulan November 2023.
Berikut tren sebaran para capres-cawapres berdasarkan wilayah 3 Jawa.
Baca Juga: Elektabilitas Anies-Cak Imin Naik di Pulau Jawa, Jawa Barat Paling Signifikan
Jawa Barat
Pada wilayah Jawa Barat, pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka kembali menempati posisi pertama dengan elektabilitas berikut:
- Prabowo-Gibran: 39,5 persen
- Ganjar-Mahfud: 32,6 persen
- Anies-Muhaimin: 25,8 persen
Jawa Tengah-DIY
Berbeda dengan Jawa Barat, untuk tren elektabilitas di wilayah Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD unggul jauh dari dua pasangan lainnya, berikut rinciannya:
- Ganjar-Mahfud: 53,3 persen
- Prabowo-Gibran: 27,2 persen
- Anies-Muhaimin: 13,3 persen
Baca Juga: Survei Elektabilitas Selalu Paling Rendah, Cak Imin Tanggapi Santai
Jawa Timur
Pada wilayah Jawa Timur, kembali pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming menduduki posisi pertama diikuti Ganjar Pranowo dan Mahfud MD kemudian Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
- Prabowo-Gibran: 41,7 persen
- Ganjar-Mahfud: 38,3 persen
- Anies-Muhaimin: 17,8 persen
Itulah informasi mengenai survei Poltracking 3 pasangan capres-cawapres terbaru.***