AYOJAKARTA.COM - Mantan Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj, dengan tegas menyatakan tidak akan terlibat dalam Tim Nasional (Timnas) Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN).
"Saya tidak termasuk (Timnas AMIN)," ungkap Said Aqil usai menghadiri Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 2023 di Jakarta Timur pada Kamis (9/11/2023).
Said Aqil menyerukan agar para santri memilih calon presiden dan wakil presiden yang memiliki latar belakang sebagai santri.
Baca Juga: Anies Baswedan Soroti Ketimpangan Pembangunan SDM: Terlambat 1 Dekade
"Santri pasti akan memilih orang yang juga santri, seperti saya. Saya melihat calon pemimpin dari aspek keagamaan, seperti bagaimana mereka menjalankan ibadah, misalnya salat lima waktu," paparnya.
Sebelumnya, Said Aqil pernah berdoa agar Anies dan Cak Imin menjadi pasangan presiden dan wakil presiden RI periode 2024-2029.
Doa tersebut disampaikan saat acara 'Santri Berselawat' di Lapangan Tegalrejo, Magelang, pada Minggu (22/10/2023) malam, di mana Anies dan Cak Imin hadir bersama puluhan kiai.
Baca Juga: Strategi Baja AMIN: Anies Baswedan dan Cak Imin Berpotensi Menang di Putaran Kedua
"Yang saya banggakan, Insyaallah pada tahun 2024, Profesor Dr. Assayid Anies Baswedan, cucu pahlawan nasional Abdurrahman Baswedan," ungkap Said Aqil pada Senin (23/10/2023).
"Almukarrom yang saya banggakan, pahlawan santri, mantan tetangga saya, yang saya hormati Dr. Gus Abdul Muhaimin Iskandar, Insyaallah Wakil Presiden tahun 2024-2029," tambahnya.
Anies Belum Umumkan Tim Pemenangan
Diberitakan sebelumnya calon presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, mengumumkan bahwa pembentukan Tim Pemenangan Nasional (Timnas) untuk kampanye Anies dan Muhaimin Iskandar (AMIN) akan diumumkan segera.
"Insya Allah formalisasinya sebentar lagi," kata Anies seperti dikutip dari suara.com, Selasa 7 November 2023.
Anies juga menjelaskan bahwa persiapan untuk Timnas AMIN telah dimulai sejak jauh-jauh hari, bukan merupakan usaha mendadak. Mereka telah bekerja keras untuk mempersiapkan tim kampanye yang kuat dan efisien.
Terkait dengan usulan nama Kapten Timnas AMIN, Anies enggan memberikan jawaban langsung.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai NasDem, Effendy Choirie, mengusulkan nama Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali, sebagai Kapten Timnas AMIN.
Baca Juga: Hadiri Acara RAPIMNAS IKAPPI 2023, Anies Baswedan Bahas Tentang Pangan dan Produksi
Gus Choi, panggilan akrab Effendy Choirie, memastikan bahwa setiap kader dari partai Koalisi Perubahan berhak untuk mengusulkan nama-nama lain sebagai calon Kapten Timnas AMIN.
"Kalau yang lain juga silahkan saja keputusan, tapi kalau kesepakatan partai apa ya kita dukung ya," kata Gus Choi.
Mengenai pengumuman resmi nama Kapten Timnas AMIN, Gus Choi menyatakan bahwa itu hanya tinggal menunggu waktu yang tepat.
Baca Juga: Gemar Ganti Istilah: Anies Baswedan Usul SDM Diganti Menjadi Kata Ini, Apa Bedanya?
"Tinggal diumumkan. (Tunggu) momentum yang tepat," ungkapnya.
Pengumuman formalisasi Timnas AMIN menandai langkah penting dalam persiapan kampanye dalam pemilihan presiden yang semakin dekat.
Dalam menghadapi Pemilihan Presiden 2024, Koalisi Perubahan diwakili oleh pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar memiliki tugas besar untuk mempersiapkan dan menyusun strategi kampanye yang efektif guna meraih dukungan masyarakat.
Keputusan nama Kapten Timnas AMIN juga akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan dinamika kampanye mereka.***