Nasional

Survei Charta Politika, Ganjar Pranowo Ungguli Prabowo-Gibran, Menang Telak?

Oleh: Riky Iskandar Rabu 08 Nov 2023, 18:19 WIB
Pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD

AYOJAKARTA.COM - Hasil survei Charta Politika menunjukan pasangan calon presiden dan calon wakil Presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengungguli dua pasangan calon lainnya.

Pasangan Ganjar-Mahfud unggul dengan elektabilitas sebesar 36,8 persen, sedangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengalami penurunan dengan menempati posisi kedua sebesar 34,7 persen.

Survei tersebut dilakukan Charta Politika pada 26-31 Oktober 2023 atau setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia pasangan Capres Cawapres dan setelah pasangan Capres Cawapres mendaftarkan ke KPU.

Baca Juga: Urutan Golongan Darah Berdasarkan Tingkat Kesuksesan, Goldar O Urutan Pertama?

"Pada simulasi 3 pasangan calon, pasangan Ganjar-Mahfud unggul dengan elektabilitas sebesar 36, 8 persen, pasangan Prabowo-Gibran berada di urutan kedua dengan elektabilitas sebesar 34,7 persen, disusul pasangan Anies-Cak Imin dengan elektabilitas sebesar 24,3 persen," ungkap Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya dikutip ayojakarta dari youtube METRO TV pada Rabu 8 November 2023.

Selain itu, Charta Politika juga melakukan survei kemantapan pemilih Dimana basis pemilih Anies-Cak Imin paling kuat yakni seber 78 persen, pasangan Ganjar-Mahfud diurutan kedua sebesar 76 persen sedangkan pemantapan pasangan Prabowo-Gibran paling lemah dibanding paslon lainnya.

"Pasangan Anies-Cak imin paling tinggi di 78 persen, Ganjar-Mahfud di 76 persen dan paling lemah adalah basis pemilih dari Prabowo-Gibran,"katanya.

Penurunan elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran karena orang banyak mengatakan ini seperti mencampur adukan sebagian pemilihnya air dan minyak.

Baca Juga: Daftar Link Cek Lokasi Tes SKD CPNS 2023 Semua Instansi, dari Kemenkumham hingga Kejaksaan

"Basis pemilih yang dulu sentimen historisnya berubah tapi dipaksakan kemudian menjadikan kedua sosok yang tadinya berseberangan sekarang simbolisasi Pak Jokowi dengan Gibran dan Prabowo, terbukti dari tingkat kemantapan pilihan paling lemah," jelasnya.

Sementara, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Nusron Wahid mengaku jangan risau dengan hasil survei.

"Jadi gak usah kita tanggapi terlalu berlebihan namanya juga survei. Ibaratnya ada orang mensurvei, mendiagnosis penyakit kita ada disini yaudah kita tinggal cari obatnya saja," katanya.

Reporter Riky Iskandar
Editor Jinan Vania Barizky