Nasional

Buntut Anwar Usman Dicopot dari Ketua MK, Pihak Anies Tantang Prabowo: Kalau Jantan...

Oleh: Dyah Arum Ratri Rabu 08 Nov 2023, 11:46 WIB
Surya Tjandra berpendapat jika sejak awal putusan soal syarat capres dan cawapres yang diketok oleh Anwar Usman cs tersebut sudah bermasalah.

AYOJAKARTA.COM – Pihak Anies Baswedan turut memberi tanggapan atas putusan MKMK mencopot Anwar Usman dari jabatannya sebagai Hakim Konstitusi.

Anwar Usman dicopot dari jabatan Hakim MK karena melakukan pelanggaran kode etik atas putusan MK nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang batas usia minimal capres-cawapres.

Pencopotan terhadap Anwar Usman dibacakan langsung oleh Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie di ruang sidang MK, Jakpus.

“Hakim terlapor terbukti melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik dan perilaku hakim konstitusi sebagaimana tertuang dalam Sapta Karsa Hutama, prinsip keberpihakan, prinsip integritas, prinsip kecakapan dan kesetaraan, prinsip independensi, dan prinsip kepantasan dan kesopanan,” tutur Jimly Asshidddiqie, dikutip dari Suara.com.

Baca Juga: Pelatih Brazil Puji Stadion JIS, Anies Baswedan: Dunia Kagum dengan Karya Anak Bangsa

Sementara itu, pihak Anies Baswedan yaitu juru bicara Surya Tjandra juga memberi respon atas pencopotan Anwar Usman tersebut.

Surya Tjandra berpendapat jika sejak awal putusan soal syarat capres dan cawapres yang diketok oleh Anwar Usman cs tersebut sudah bermasalah.

Untuk itu Surya Tjandra berharap jika nanti kepercayaan publik terhadap MK bisa kembali pulih.

“Semoga bisa mengembalikan kepercayaan publik kepada MK yang beberapa waktu ini dirusak oleh Ketuanya sendiri,” harap Surya Tjandra jubir Anies Baswedan.

Baca Juga: Ungkap Mantra Pemersatu bagi Seluruh Pelaku Pasar, IKAPPI Beri Dukungan ke Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar

Tak hanya itu, jubir Anies Baswedan tersebut juga menilai jika kisruh soal putusan MK terkait syarat capres-cawapres ini berawal dari Prabowo Subianto.

Surya Tjandra beranggapan bahwa Prabowo Subianto sejatinya memaksakan diri agar Gibran Rakabuming bisa menjadi cawapresnya.

Bahkan jubir Anies Baswedan juga menyebut jika Menhan Prabowo Subianto sebenarnya juga tidak cukup percaya diri maju Pilpres tanpa dukungan Jokowi.

“Semua senagkrut MK ini awalnya adalah karena Pak Prabowo tidak cukup percaya diri maju capres tanpa dukungan Presiden Jokowi,” ujar Surya Tjandra.

Baca Juga: Anies Ingin Mewujudkan Indonesia yang Bersahabat dengan Semua Elemen, Terutama dengan Ulama!

“Sehingga harus memaksakan diri mengambil anak kandungnya sebagai cawapres, meski harus mengubah UU yang ada melalui MK,” lanjutnya.

Untuk itu, Surya Tjandra kemudian menantang Prabowo agar dirinya berani mengganti Gibran dengan cawapres lain.

Pasalnya menurut Surya Tjandra, Prabowo tidak jantan lantaran tidak akan berani maju Pilpres tanpa mendapat dukungan dari Joko Widodo.

“Kalau jantan seharusnya Pak Prabowo segera mengganti cawapresnya,” ujar Surya Tjandra.

“Tetapi saya tidak yakin itu akan berani dilakukan ya, tanpa dukungan Presiden belum tentu Pak Prabowo merasa mampu berkompetisi dengan baik menghadapi capres lain,” lanjutnya.

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Tedi Rukmana