Nasional

Terima Telpon dari Airlangga, Hasto Sebut Gibran Pindah ke Golkar dan Bukan Lagi Keluarga PDIP

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Senin 06 Nov 2023, 11:24 WIB
Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menegaskan Gibran Rakabuming akan pindah ke Partai Golkar.

AYOJAKARTA.COM — Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menegaskan Gibran Rakabuming akan pindah ke Partai Golkar.

Hal itu diungkapkan setelah mendapatkan telepon dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

"Saya juga sudah menerima telepon dari Mas Airlangga, saat itu ketua umum bahwa ini dikuningkan digolkarkan maka ya otomatis Mas Gibran karena mencalonkan bersama Bapak Prabowo sudah tidak menjadi bagian dari keluarga PDI Perjuangan," katanya seperti dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Senin 6 November 2023.

Dia menegaskan bahwa Gibran sudah tidak menjadi bagian dari keluarga PDIP.

Baca Juga: Jalan Gibran Rakabuming jadi Cawapres Prabowo Subianto Hadapi Upaya Penjegalan, Politisi Gerindra Buka Suara

Hasto menjelaskan lebih lanjut jadi berdasarkan konstitusi, seseorang tidak bisa diusung oleh partai politik yang berbeda karena ini bisa menyebabkan gugurnya pencalonan seseorang ketika punya KTA Ganda.

Dia juga menambahkan jika surat penghentian sebagai anggota PDIP sudah dikirimkan kepada Gibran.

"Ya artinya etika politik harus dipenuhi, artinya Mas Gibran yang sudah pamit melalui Mbak Puan yaitu artinya pamit untuk dicalonkan dengan partai Gerindra dan Partai Golkar," lanjutnya.

Meski diberitakan akan "di-Golkarkan", Gibran membantah kabar tersebut terlebih dia akan menghadiri perayaan ulang tahun ke-59 partai tersebut di Jakarta, Senin, 6 November 2023 sore.

Baca Juga: Hadiri HUT ke-59 Golkar, Gibran Tepis Rumor Jadi Anggota Partai

"Besok hanya mendatangi HUT saja ya," kata Gibran seperti dikutip dari surakarta.suara.com, Senin 6 November 2023.

Dia menegaskan tidak ada agenda pengumuman dirinya jadi kader partai berlambang pohon beringin di acara puncak ulang tahun ke-59 Partai Golkar.

"Tidak ada agenda seperti itu," sambung Gibran.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Tedi Rukmana