AYOJAKARTA.COM -- Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani memberikan sambutan saat peresmian Kantor TPD Ganjar-Mahfud Jatim di Surabaya, Sabtu (4/11/2023).
Pada saat Puan memberikan sambutan, ada salah satu pengunjung atau relawan yang berteriak “orde baru reborn” yang menyinggung kondisi politik tanah air saat ini.
Puan kemudian membahas kalimat yang disampaikan oleh relawan tersebut perihal orde baru reborn, dan bagaimana posisinya saat ini.
Baca Juga: Ilusi Optik: Temukan Ikan yang Tersembunyi di Antara Beruang Kutub Ini
"Kalau dulu itu saya ingat sekali, 30 tahun yang lalu, bahwa yang kita hadapi memang orang yang berbeda dengan kita. Jadi hadap-hadapannya itu jelas siapa dia musuh kita,” ujar Puan, dikutip dari Republika.co.id, Sabtu (4/11/2023).
Selanjutnya Puan membahas apa yang dihadapinya saat ini adalah sesuatu yang dulunya pernah bersama dengannya.
“Hari ini apa yang kita hadapi itu dulunya bareng sama kita," ucap Puan.
Puan mengatakan karena dulunya pernah bersama, hal ini menyebabkan segala taktik dan strategi menjadi mudah ditebak oleh pihak lawan.
Baca Juga: Urutan Golongan Darah yang Memiliki Kecerdasan Emosional Paling Tinggi, Kamu yang Mana?
Walaupun begitu, Puan meminta para pendukung Ganjar-Mahfud untuk tidak takut dan siap menghadapi berbagai serangan politik.
"Jadi sama-sama tahu sebenarnya. Dia mau pakai apa, kita mau pakai apa. Dia mau ngapain kita jiga mau ngapain. Sebenarnya kita tahu jadi yang bikin ndredeg (deg-degan) itu adalah di hati, itu manusiawi, wah pasti, pasti sebentar lagi akan keluar peluru ini. Kita udah tahu dia mau pakai itu, tangkis," tutur Puan
Perihal adanya orde baru reborn, Puan menyampaikan bahwa ia tidak mengharapkan hal itu terjadi lagi.
Pada Pemilu 2024 mendatang, Puan berharap agar semuanya bisa berjalan dengan aman, damai, dan netralitas aparat penegak hukum bisa berjalan dengan baik.
Baca Juga: Cara Membersihkan WhatsApp agar Lebih Ringan Tanpa Menghapus Foto dan Video, Sudah Coba?
"Saya tidak berharap itu (orde baru) bisa terjadi atau akan terjadi lagi. Namun saya mengharapkan Pemilu ini berjalan aman, damai, netralitas APH bisa berjalan dengan baik tanpa berpihak ke manapun dan rakyat yang akan melihat," tutur Puan.***