Nasional

Mendekati Pemilu 2024, Ma'ruf Amin: Pj Kepala Daerah Tidak Netral Bisa Dicopot

Oleh: Salman Muhammad Ilham Rabu 01 Nov 2023, 07:54 WIB
Mendekati Pemilu 2024, Ma'ruf Amin: Pj Kepala Daerah Tidak Netral Bisa Dicopot

AYOJAKARTA.COM -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan bahwa semua Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bersikap netral dalam menghadapi Pemilu 2024.

Netralitas ini juga disampaikan oleh Ma'ruf Amin berlaku untuk seluruh Penjabat (Pj) Kepala Daerah di Indonesia tanpa terkecuali.

Keputusan ini juga sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan sanksi bagi yang melanggar adalah pencopotan.

Baca Juga: Urutan Golongan Darah yang Memiliki Kecerdasan Emosional Paling Tinggi, Kamu yang Mana?

"Jadi netralitas ini sudah kita suarakan dimana-mana ya. Jadi kemudian juga dalam pertemuan dengan calon presiden juga dibicarakan soal netralitas. Kita dorong terus ya. Jadi kalau ada yang tidak netral, presiden sendiri yang mengatakan PJ itu akan dicopot," ujar Ma'ruf Amin, dikutip dari Republika.co.id, Rabu (1/11/2023).

Tidak hanya ASN, Ma'ruf Amin juga menyampaikan bahwa netralitas ini berlaku juga bagi petugas keamanan.

"ASN harus netral, petugas keamanan juga harus netral," ucap Ma'ruf Amin, Selasa (31/10/23).

Selain netralitas dari para ASN, Ma'ruf Amin juga menegaskan bahwa dalam pelaksanaan pemilu harus dilakukan seadil mungkin tanpa ada kecurangan di dalamnya, sehingga dapat meminimalisir konflik di masyarakat.

Baca Juga: Diprediksi Kalah di Putaran Kedua, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Optimis Menang

“Tentu, saya sebagai Wakil Presiden menyuarakan berkali-kali supaya Pemilu diselenggarakan dengan cara yang jujur,” ujar Ma'ruf.

Ma'ruf Amin juga menyampaikan bahwa seluruh pihak termasuk masyarakat harus mendorong berjalannya pemilu yang damai, jujur, dan adil.

"Nah, kita dorong terus ya," imbau Wapres.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah sudah menghimbau terkait netralitas ASN dalam pemilu.

Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan arahan kepada Pj Kepala Daerah di Istana Negara, Senin (30/10/2023).

Baca Juga: Tes Penglihatan: Temukan Huruf V di antara Huruf U, Dalam Waktu 10 Detik

“Saya minta jangan sampai memihak. Itu dilihat, hati-hati, Bapak-Ibu dilihat. Mudah sekali, kelihatan Bapak-Ibu memihak atau ndak. Krik, sudah. Dan juga, pastikan ASN itu netral,” ucap Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan bahwa Pj kepala daerah harus bisa menjaga suasana tetap kondusif menjelang Pemilu 2024.

"Terakhir jaga kerukunan di tingkat bawah. Segera selesaikan kalau ada percikan-percikan yang berkaitan dengan politik. Selesaikan dengan baik," ujarnya.***

Reporter Salman Muhammad Ilham
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil