Nasional

Disebut Membangkang dari PDIP, Gibran Rakabuming Beri Tanggapan Santai

Oleh: Arifina Cahyanti Firdausi Selasa 31 Okt 2023, 13:18 WIB
Gibran beri tanggapan santai usai disebut membangkan dari PDIP.

AYOJAKARTA.COM -- Pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024 masih menjadi sorotan.

Hal ini karena Gibran Rakabuming merupakan kader dari PDI Perjuangan (PDIP).

PDIP bahkan menyebut, Gibran telah membangkang dari partainya karena memilih untuk ikut kontestasi Pilpres 2024.

Baca Juga: Urutan Golongan Darah yang Memiliki Kecerdasan Emosional Paling Tinggi, Kamu yang Mana?

Menanggapi hal itu, Gibran Rakabuming mengatakan, sebelum memutuskan sebagai cawapres Prabowo, Gibran telah meminta izin kepada Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Tim Pemenangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD Arsjad Rasjid.

Gibran juga menyebut, jika keduanya telah memberikan izin untuk Gibran maju dalam kontestasi Pilpres 2024.

"Kira-kira dua minggu yang lalu, saya sudah ketemu Mbak Puan dan Pak Arsjad. Beliau berdua sudah memberikan saya izin untuk ikut berkompetisi," ujar Gibran dikutip ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Selasa (31/10/2023).

Terkait dirinya yang disebut membangkang oleh PDIP, Gibran tak mau begitu banyak berkomentar.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Temukan Seekor Harimau di Hutan Kurang dari 10 Detik untuk Uji Ketajaman Matamu

"Ya saya kembalikan lagi (ke PDIP, red)," kata Gibran.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat menyebut Gibran telah membangkang dari partainya.

Ungkapan itu muncul usai Gibran memilih menjadi bakal cawapres Prabowo Subianto.

Djarot mengungkapkan, dirinya merasa prihatin dan gagal sebagai orang yang bertugas melakukan kaderisasi di dalam tubuh PDIP.

"Saya merasa tertusuk duri. Prihatin. Ternyata nilai-nilai yang kita tanamkan di sekolah partai, masih ada seperti itu, hanya karena kekuasaan saja. Saya merasa bersalah dan gagal," ungkap Djarot.

Baca Juga: Diprediksi Kalah di Putaran Kedua, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Optimis Menang

Djarot menjelaskan, tugasnya dalam mengkaderisasi anggota PDIP adalah menanamkan ideologi serta menyiapkan kader melalui sekolah partai.

Dalam prosesnya, dikatakan Djarot, ada tiga hal utama yang ditanamkan yaitu disiplin, loyalitas dan keikhlasan.

"Disiplin, disiplin bicara, teori, waktu dan lain-lain. Lalu loyal, kader dididik untuk loyal. Loyal terhadap ideologi, tujuan negara, dan loyal terhadap aturan partai. Ketiga yaitu ikhlas," jelasnya.

Namun, dengan kondisi saat ini, Djarot menyebut Gibran sebagai bentuk kegagalannya dalam menanamkan loyalitas kepada PDIP.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Pilih Nyala Api Mana yang Kamu Sukai dan Lihat Kehidupanmu di Masa Depan

"Di beberapa hal saya gagal. Termasuk misalnya pembangkangan Mas Gibran. Tidak ada loyalitas. Tidak ada disiplin," ucapnya.

Reporter Arifina Cahyanti Firdausi
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil