Nasional

Abaikan Panggilan Dewan Pengawas KPK, Ketua KPK Firli Bahuri Malah Pilih Bermain Badminton

Oleh: Karseno AJ Senin 30 Okt 2023, 15:16 WIB
Abaikan Panggilan Dewan Pengawas KPK, Ketua KPK Firli Bahuri Malah Pilih Bermain Badminton

AYOJAKARTA.COM -- Dewan Pengawas atau Dewas Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil Ketua KPK Firli Bahuri.

Langkah tersebut dilakukan Dewas sebagai bentuk pendalaman informasi atas dugaan tindak pemerasan yang dilakukan Ketua KPK Firli Bahuri.

Sebelumnya pada Jumat lalu Dewas telah melakukan pemanggilan kepada Ketua KPK Firli Bahuri dan sejumlah pemimpin KPK lainnya.

Baca Juga: Dijuluki Warganet Ninja Indonesia dan Jadi Idola di Negeri Gingseng, Segini Gaji Megawati Hangestri

Namun dalam kesempatan tersebut, hanya Nurul Ghufron yang hadir untuk memenuhi panggilan Dewan Pengawas KPK.

Saat ditemui awak media, Ghufron membenarkan bahwa pemanggilannya tidak lain terkait dengan dugaan tindak pemerasan terhadap mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Selain itu, Ghufron juga memberikan keterangan terkait dengan dugaan safe house milik KPK yang berlokasi di Jalan Kertanegara Nomor 46, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, pada 26 Oktober 2023 lalu kepolisian melakukan penggeledahan di dua rumah yang diduga milik Firli Bahuri, yakni Bekasi dan Kertanegara.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Temukan Seekor Harimau di Hutan Kurang dari 10 Detik untuk Uji Ketajaman Matamu

Penggeledahan dilakukan sebagai salah satu upaya untuk melakukan pengembangan terhadap kasus dugaan pemerasan.

Menurut Ghufron, KPK sejak dua periode terakhir sudah tidak lagi memiliki safe house atau rumah aman.

“KPK dulu pernah memiliki safe house, tapi sekarang sejak periode keempat dan kelima, tidak lagi memiliki safe house,” jelas Ghufron selaku Wakil Ketua KPK.

Dengan berkembangnya informasi yang menyebut perihal adanya safe house, dengan lantang Ghufron menyanggah.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Coba Temukan Kata SING dalam Kumpulan Huruf Acak Ini, Yuk Latih Ketajaman Mata!

Atas pemanggilan yang dijadwalkan pada Jumat lalu, Firli meminta untuk dilakukan penjadwalan pada 8 November 2023 mendatang.

Menyikapi permintaan Ketua KPK, Anggota Dewas Syamsuddin Haris menilai penjadwalan ulang tersebut kelamaan.

“Tanggal 8 itu kejauhan, kelamaan, sebab kita di Dewas itu banyak yang dikerjakan, Dewas ingin cepat selesai,” ungkap Haris.

Tidak hadirnya Ketua KPK memenuhi panggilan Dewas pada Jumat lalu, membuat sebagian kalangan mulai mempertanyakan.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Seberapa Tajam Mata Kamu? Temukan Angka 5 pada Kumpulan Angka Acak Ini

Pasalnya pada acara Laga Badminton KASAD Cup yang dilaksanakan pada Minggu 29 Oktober 2023 lalu, Firli tampak hadir.

Panggilan Dewas terkesan diabaikan bermain Badminton dilakukan tanpa sungkan, tentu saja membuat Firli Bahuri makin jadi sorotan.

Sehubungan dengan tidak hadirnya Firli pada Jumat lalu, Firli menyebut akan mengikuti setiap prosedur yang berlaku.

Terkait dengan mangkirnya Firli, pada kesempatan sebelumnya Anggota Dewas Syamsuddin Haris menyebut tidak bisa melakukan pemaksaan.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Temukan Kata GIRAFFE dalam Gambar Jerapah Ini, Asah Kemampuan Visual Kamu

“Nggak bisa memaksa, kita kan bukan penyidik, jadi kita tidak bisa memaksa, jadi menunda,” jelas Haris.

Demikian seperti dikutip Ayojakarta.com pada Senin, 30 Oktober 2023 dari kanal Youtube Kompas TV.***

Reporter Karseno AJ
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil