AYOJAKARTA.COM - Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan ingin menambah kosa kata baru dalam bahasa Indonesia.
Tidak tanggung-tanggung, Anies Baswedan ingin menambah kosa kata Bahasa Indonesia sebanyak ratusan ribu.
Rencana tersebut tentunya akan Anies Baswedan lakukan apabila ia terpilih menjadi presiden dalam Pilpres 2024 mendatang.
Menurutnya, pemerintah perlu membangun kebudayaan, termasuk pembangunan literatur dan sastra.
Hal itu disampaikan Anies Baswedan ketika menghadiri acara orasi kebudayaan di Tugu Kesenian Kunstkring, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/10/2023).
“Jadi pemerintah itu membangun termasuk pembangunan kebudayaan, termasuk pembangunan literatur dan sastra,” kata Anies dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Jumat (27/10/2023).
Baca Juga: Siap Bersaing, Anies Baswedan-Cak Imin Optimis Gaet Suara Kalangan Anak Muda
Keinginan Anies untuk menambah kosa kata tentu beralasan, menurutnya bahasa Indonesia harus diperkaya.
Saat ini, kosa kata bahasa Indonesia dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berjumlah 150 ribu.
Adapun Anies berencana akan menambah kosa kata bahasa Indonesia ke dalam KBBI sebanyak 250 ribu.
Baca Juga: Pedas! Susi Pudjiastuti Bakal Tenggelamkan Anies Baswedan dan Cak Imin Jika Ingkari Janji Ini
Kemudian, Anies juga menargetkan rencana penambahan kosa kata itu akan berjalan dalam kurun waktu 5 tahun.
“Saya melihat bahasa Indonesia harus diperkaya dan itu bisa dipercepat. Menjadi 150 ribu, lalu 200 ribu, 250 ribu. Jadi saya berharap bisa mencapai angka 250 ribu dalam waktu 5 tahun kedepan sehingga Indonesia lebih kaya,” ungkapnya.
Kedepannya, Anies akan menambahkan kosa kata dari berbagai bahasa daerah ke dalam bahasa Indonesia.
“PR kita memperkaya bahasa Indonesia. Dengan menambahkan kosa kata bahasa daerah menjadi bahasa Indonesia agar bahasa Indonesia kita makin kaya, makin punya daya penjelas yang lebih kuat lagi,” tutupnya.***