Nasional

Resmi! Guru Sertifikasi Dapat Tambahan 100 Persen Tunjangan Dalam THR 2025, Ini Detail Kebijakannya

Oleh: Asti Aureli Septania Jumat 14 Mar 2025, 11:05 WIB
Pemerintah terus meningkatkan kesejahteraan para pendidik di Indonesia, dengan memberikan TPG dan THR 2025.

AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Indonesia telah resmi mengumumkan bahwa guru bersertifikasi akan menerima tambahan 100 persen Tunjangan Profesi Guru (TPG) dalam Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2025.

Pada tahun 2024, guru bersertifikasi juga mendapatkan tambahan tunjangan penuh sebesar 100 persen, sedangkan pada tahun 2023 hanya sebesar 50 persen dari gaji pokok.

Keputusan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2025, yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo pada 7 Maret 2025.

Baca Juga: Resmi Tersangka! Ini Sederet Fakta dan Bukti Bejad Kasus Asusila Kapolres Ngada, Minta Anak ke Mucikari hingga Buat 8 Video

Detail Kebijakan

- Pencairan THR

THR bagi aparatur negara, termasuk guru, akan dicairkan mulai tanggal 17 Maret 2025. Ini dilakukan dua minggu sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri.

-Komponen Tunjangan

Pencairan akan mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, dan tunjangan kinerja.

Khusus untuk guru bersertifikasi, tambahan TPG setara dengan satu bulan gaji pokok akan diberikan.

Baca Juga: Reaksi Ahok Setelah Diperiksa Kejagung sebagai Saksi Korupsi Pertamina: Kaget Data Saya Ternyata Cuman Sekaki

-Aturan Validasi

Semua guru penerima tunjangan diharuskan melakukan validasi data rekening melalui laman Info GTK untuk memastikan pencairan berjalan lancar.

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan memberikan dukungan finansial menjelang Hari Raya.

Pemerintah berharap dengan adanya tambahan tunjangan ini, para guru dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih tenang.

Kebijakan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kesejahteraan para pendidik di Indonesia.

Dengan adanya pengumuman ini, diharapkan seluruh guru dapat mempersiapkan diri untuk proses pencairan tunjangan dan memastikan semua data yang diperlukan sudah valid dan akurat. ***

TAGS:
Reporter Asti Aureli Septania
Editor Aris Abdulsalam