AYOJAKARTA.COM -- Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengimbau kepada generasi muda untuk tidak golput pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024.
Hal ini disampaikan Kaesang pada saat pertemuan dengan anak-anak muda Indramayu pada Jumat (20/10/2023) malam.
Pada pertemuan ini Kaesang memberikan candaan bahwa anak muda harus nyoblos dulu sebelum merayakan valentine.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Perhatikan! Ada Angka 9 pada Kumpulan Angka Acak Ini, Bisa Menemukannya?
"Di sini jujur saya mau safari politik, tujuannya saya bukan nyuruh teman-teman nyoblos PSI tapi saya minta teman-teman semua untuk datang ke TPS di 14 Februari 2024. Jadi yang mau Valentine ditunda dulu, nyoblos dulu baru Valentine-an," ujar Kaesang, dikutip dari Republika.co.id, Sabtu (21/10/2023).
Kaesang juga mengajak anak muda yang belum mempunyai pasangan untuk memantau hasil quick count Pilpres 2024.
"Yang nggak punya pasangan ya liat quick count aja kalau engga ya nongkrong-nongkrong di sini sambil melihat berita siapa yang jadi presiden selanjutnya," ucap Kaesang.
Pada pertemuan tersebut, Kaesang juga meminta mereka memilih berdasarkan hati nurani masing-masing, entah itu partainya atau kandidatnya.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan Huruf N di antara Deretan Huruf M, Latih Konsentrasi dan Fokus Mata!
"Sekali lagi saya tekankan buat datang ke TPS pada 14 Februari 2004 dan terserah mau pilih apa, terserah mau pilih siapa presidennya," ujarnya.
Diketahui hingga saat ini kemungkinan akan terdapat tiga calon presiden (capres) yang mengikuti Pilpres 2024.
Ketiga nama kandidat tersebut adalah Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto.
Anies Baswedan sudah berpasangan dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, yang didukung oleh Partai Nasdem, PKB, dan PKS.
Baca Juga: Aplikasi Buatan Israel Ini Digunakan oleh 3 Jutaan Warga Indonesia
Sedangkan Ganjar Pranowo didampingi oleh Menko Polhukam Mahfud MD sebagai wakilnya, di mana keduanya diusung oleh PDI-P, Partai Hanura, PPP, dan Perindo.
Yang terakhir adalah Prabowo yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju, terdiri dari Partai Gerindra, PAN, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelora, dan Partai Garuda. Sampai saat ini belum ada deklarasi resmi terkait cawapres dari Prabowo.***