Nasional

Mahfud MD Blak-blakan Tolak Tawaran jadi Cawapres Anies Baswedan dan Singgung Politik Identitas: Nanti Partai…

Oleh: Sulistiyaningsih Jumat 20 Okt 2023, 13:37 WIB
Cawapres 2024 Mahfud MD

AYOJAKARTA.COM - Mahfud MD telah resmi diusung oleh PDIP sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.

Sebelumnya Mahfud MD buka suara mengenai dirinya yang masuk dalam radar cawapres lain yaitu Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.

Dalam wawancara bersama Najwa Shihab, dirinya menceritakan momen saat namanya ditawarkan oleh PKS untuk diusung sebagai cawapres Anies Baswedan.

Baca Juga: Mahfud MD Ceritakan Strategi Bisa Jadi Cawapres meski Tanpa Baliho dan Jadi Underdog Survei

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) secara blak-blakan menolak untuk bersanding dengan Anies Baswedan.

Beberapa alasan diungkapkan oleh Mahfud MD, seperti tidak ingin perpecahan dalam Koalisi Perubahan dan menyinggung masalah politik identitas.

Dirinya menyebut bahwa tawaran tersebut terjadi ketika Partai Demokrat masih menjadi bagian Koalisi Perubahan.

Baca Juga: Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Bongkar Strategi untuk Memenangkan Pilpres 2024, Sebut Sudah Punya Peta

“Saya sudah dihubungi oleh mereka, bahkan parpol yang menghubungi saat itu Pak Syaikhu, nanti kami punya hak untuk mengusung nama. Saya langsung bilang nggak,” ujar Mahfud MD seperti dikutip AyoJakarta.com dari unggahan kanal YouTube Mata Najwa, Jumat (20/10/2023).

Menkopolhukam menyebut penolakan tersebut bukan karena dirinya ada masalah dengan Anies Baswedan, tapi dirinya tidak ingin ada perpecahan partai koalisi pengusung Anies Baswedan.

“Bukan saya ada masalah sama Pak Anies, tapi nanti partai sana pecah. Kalau Anda bawa saya ke sana setelah satu partai Demokrat lari dari sana, bukan dari Anies tapi Pak Syaikhu (tawaran cawapresnya),” lanjutnya.

Baca Juga: Perolehan Suara Pilpres 2019 di Madura, Tempat Kelahiran Mahfud MD

Bukan itu saja, alasan lainnya adalah terkait dengan politik identitas. Yang mana dirinya merasa sulit untuk menjelaskan secara gamblang kepada publik.

Terlepas apakah isu tersebut benar atau tidak, tapi Mahfud MD menyebut hal tersebut merupakan citra Anies Baswedan di mata publik yang belum hilang.

Pria 66 tahun ini mengaku merasa sulit untuk menjelaskan bagaimana jika terdapat pertanyaan soal politik identitas.

Baca Juga: Ditetapkan sebagai Cawapres Ganjar Pranowo, Ini Pesan Khusus Ketum PDIP untuk Mahfud MD Sebelum Deklarasi

“Satu, bukan benar atau salah kalau tidak mau sama Anies Baswedan karena citra politik identitas itu belum hilang,” ungkap Mahfud MD.

“Tidak mudah menjelaskannya bagi saya, mungkin tidak benar. Tapi itu kan citra yang ada di publik,” imbuhnya.

Kedua hal tersebut yang membuat Mahfud MD menolak tawaran menjadi cawapres dari Anies Baswedan.***

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Desi Kris