AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini banyak isu yang menyatakan Prabowo Subianto akan menggandeng Erick Thohir sebagai cawapres.
Isu tersebut muncul setelah Erick Thohir dikabarkan membuat surat tidak pernah dipidana belum lama ini.
Ketua DPP PAN, Bima Arya, mengatakan saat ini pihaknya masih terus konsisten mengusung nama Erick Thohir sebagai cawapres Prabowo Subianto.
Bima Arya menyebut selama belum ada keputusan pihaknya akan terus mendorong Erick Thohir menjadi cawapres.
“Sejak awal PAN konsisten hanya ada nama Erick Thohir yang terus kami usung secara konsisten karena kedekatan kami dengan Pack Erick, karena kami satu frekuensi dengan Pak Erick. Saya kira selama masih belum ada keputusan atau ibaratnya janur kuning maka kita akan terus fokus ya untuk mengusulkan Pak Erick,” kata Bima, dikutip dari kanal YouTube MetroTV, Jumat, 20 Oktober 2023.
Mengenai pembuatan SKCK, Bima menilai itu adalah hal yang wajar disiapkan untuk mengantisipasi masalah teknis.
Terlebih saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah membuka pendaftaran untuk peserta Pilpres 2024.
Bima menegaskan hingga kini masalah cawapres Prabowo masih terus dibahas oleh para pimpinan partai Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Baca Juga: Ditanya Soal Cawapres Prabowo Subianto, Partai Gerindra Jawab dengan Pantun
“Kalau persoalan SKCK kan wajar ya, saya kira semuanya juga bisa siap-siap untuk mengantisipasi itu kan persoalan teknis. Tapi yang penting sekarang secara substansi ini kan masih dibicarakan di antara pimpinan-pimpinan partai,” pungkasnya.
Selain Erick Thohir, sebelumnya nama Walikota Surakarta Gibran Rakabuming juga diisukan akan menjadi cawapres Prabowo.
Namun, hingga kini belum ada informasi pasti mengenai cawapres yang akan mendampingi Prabowo di Pilpres 2024 mendatang.
Kini hanya tinggal Prabowo saja yang belum mengumumkan cawapres pilihannya menjelang penutupan pendaftaran peserta Pilpres di KPU.
Belum lama ini, PDIP telah mengumumkan Mahfud MD yang akan mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Sementara dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan akan didampingi oleh Muhaimin Iskandar (Cak Imin).***