AYOJAKARTA.COM -- Ganjar Pranowo sebagai bakal calon Presiden yang dicalonkan oleh Partai PDI Perjuangan, kemarin baru saja mendeklarasikan Mahfud MD sebagai cawapres yang mendampinginya.
Dalam sebuah kesempatan, Ganjar Pranowo bersama Mahfud MD ditanya soal tanggapan TikTok shop yang ditutup.
Sebagaimana yang telah diketahui, bahwa TikTok shop baru saja ditutup pada 4 Oktober 2023 lalu.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan Huruf N di antara Deretan Huruf M, Latih Konsentrasi dan Fokus Mata!
Hal tersebut tentu membuat kontroversi di berbagai kalangan masyarakat.
Penutupan TikTok shop dilakukan setelah adanya keluhan para pedagang offline yang merasa dirugikan, sebab anjloknya pangsa pasar offline.
Seperti yang diunggah dalam video TikTok oleh akun @infoseputarpresiden, sosok konten kreator bernama Ibnu Wardani menanyakan kepada Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, bagaimana tanggapan terkait dengan TikTok shop yang ditutup.
"Bagaimana tanggapan bapak terkait dengan tutupnya TikTok shop?" kata Ibnu Wardani.
"Kebetulan kita sebagai anak muda, bahwa bonus demografi kita juga cukup tinggi. Di mana anak muda itu bergerak dalam industri digital dan ekonomi digital," tambahnya.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Fokuskan Mata Kamu, Lihatlah Ada 1 Huruf yang Berbeda, Apa?
Dalam kesempatan tersebut, Ganjar Pranowo menjawab pertanyaan konten kreator dengan santai dan tegas.
"Saya mendapatkan dua masukan, pertama dari pedagang pasar tradisional yang tiba-tiba dia menyampaikan 'pak kok gak ada yang beli ya', mereka mengatakan Pemerintah tolong kami," kata Ganjar Pranowo.
"Di Cirebon saya mendapatkan masukan dari dua gadis muda, di mana mereka sangat aktif jualan. 'Pak ini hak kami, apakah kami dilarang jualan?' tidak, konstitusi tidak melarang orang mencari pekerjaan, maka yang harus dilakukan adalah satu saja yakni mengatur," tambahnya.
Menurut Ganjar Pranowo, pasar tradisional sepi karena ternyata terjadi migrasi para pembeli dan penjual di dunia maya salah satunya adalah TikTok shop.
"Agar terjadi keseimbangan dan harus memproyeksikan betapa ekonomi digital betul-betul akan dihadapi," ujar Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Gabungkan Kedua Telapak Tanganmu, Garis Pada Gambar Mana yang Sesuai?
Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa turbulensi ekonomi digital akan selalu muncul terus menerus dan tidak bisa dihindari.
"Maka tugas pemerintah adalah mengatur, memproyeksikan, dan cepat tanggap agar bisa mengelola itu dengan baik, itu kuncinya," jelas Ganjar Pranowo.
TikTok shop yang baru saja ditutup tentu membuat beberapa kalangan tertentu mendapatkan imbas dan dampak yang dirasakan secara langsung.
Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda dan kabar apakah TikTok shop akan kembali dibuka lagi atau tidak.***